"Ini mungkin lho ya. Mungkin sebelum akhir tahun ada reshuffle jilid II, Jokowi akan lebih menentukan menteri politik dan ekonomi, dari situ kemudian tren balik arah akan berlanjut lebih kuat pada 2016," ungkap Rizal dalam paparannya di acara Core Economic Outlook 2016 di Hotel JW Luwansa, Kuningan, Jakarta, Rabu (18/11/2015).
Rizal Ramli menuturkan reshuffle kabinet jilid I cukup efektif sehingga pertumbuhan ekonomi mulai naik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sektor riil, kebijakan Jokowi pun mulai dirasakan secara langsung seperti kestabilan rupiah dan penjualan ritel di kuartal III tahun 2015.
"Dan penjualan ritel yang sempat drop 30%, kemudian rupiah melemah, pertumbuhan ekonomi menurun. Tapi selama 3 bulan terakhir, ekspektasi mulai positif, ekonomi anjlok sudah mulai naik 0,1-0,2%, rupiah juga relatif lebih stabil," ungkap Menteri Koordinator Ekonomi era Gus Dur ini.
Rizal yakin pertumbuhan ekonomi masih bisa melesat lebih cepat jika Presiden kembali melakukan bongkar pasang kabinetnya.
(van/nrl)










































