Kabag TU Pimpinan DPR: Katebelece Atas Nama Setya Novanto Palsu!

Kabag TU Pimpinan DPR: Katebelece Atas Nama Setya Novanto Palsu!

Hardani Triyoga - detikNews
Rabu, 18 Nov 2015 13:46 WIB
Kabag TU Pimpinan DPR: Katebelece Atas Nama Setya Novanto Palsu!
Foto: Hardani Triyoga
Jakarta - Surat pengantar dari pejabat atau katebelece atas nama Ketua DPR Setya Novanto ke Dirut Pertamina terkait kontrak tangki penyimpanan BBM beredar. Pihak DPR melalui Kepala Bagian Tata Usaha pimpinan DPR Hani Tahapari menegaskan katebelece itu palsu.

"Surat ini tidak pernah kami keluarkan dari Ketua DPR RI. Setiap surat keluar itu mesti dari kami, ini tidak. Dan kami katakan palsu," kata Hani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Hani mengatakan terdapat kejanggalan dalam katebelece yang beredar luas di media sosial itu. Salah satunya posisi kop lambang DPR yang secara resmi dalam setiap surat itu berada di sebelah pojok kanan. Namun, dalam katebelece itu lambang DPR berada di tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain soal kop, Hani juga mengulas soal tak ada nomor surat secara resmi di surat tersebut. Selain itu, tak ada tanda tangan yang dibubuhkan Novanto selaku Ketua DPR.

"Lihat ini beda dengan surat yang benar. Kalau yang benar ada di sebelah pinggir. Tapi, kalau ini berada di tengah. Nomornya juga nggak ada. Kalau surat resmi harusnya ada nomor. Bapak Ketua juga tak tanda tangan. Harusnya kalau benar, ada tanda tangan," ujarnya.

Hani mengaku sudah berkoordinasi dengan Ketua DPR terkait persoalan ini. Ia merasa heran dengan kemunculan surat yang sudah beredar secara luas ini.

Dia juga menepis bila surat yang beredar tersebut dibuat sendiri oleh Setya Novanto.

"Tidak mungkin. Setiap surat yang ditandatangani Ketua DPR pasti lewat kami. Saya yang bertanggung jawab keluar surat. Karena itu prosedurnya. Apalagi ini ditujukan ke Pertamina," ujarnya.

Lantas, apakah DPR akan menempuh jalur hukum untuk menelusuri pihak yang menyebarkan surat palsu tersebut?

"Kami mungkin akan konsultasi hukum, karena di Sekretariat Jenderal ada biro hukum yang menangani kaitan dengan masalah hukum," katanya.

Berikut isi lengkap katebelece tersebut:

(Logo DPR)
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA

Drs Setya Novanto
Ketua DPR-RI

Jakarta, 17 Oct 2015

Kepada Yth
Bapak Dwi Soetjipto
Direktur Utama Pertamina


Dengan hormat,
Sesuai dengan pembicaraan terdahulu dan informasi dari Bapak Hanung Budya Direktur Pemasaran dan Niaga sekiranya kami dapat dibantu mengenai Addendum perjanjian jasa penerimaan, penyimpanan dan penyerahan bahan bakar minyak di terminal bahan bakar minyak antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Orbit Terminal Merak yang sudah diterima beberapa minggu lalu dan lampiran sebagai berikut:

1. Surat No 004/F10000/2015-S0 Tanggal 1 Juli Notulen Rapat Negosiasi Awal dengan PT. Orbit Terminal Merak.
2. Surat No 343/F10300/2015-S5 Tanggal 7 Juli 2015 Perihal Penyesuaian Kapasitas Tangki Timbun Orbit Tanking Merak.
3. Surat No 055/OT-JKT/VII/2015 Tanggal 27 Juli 2015 Penyesuaian Kapasitas Tangki Timbun PT. Orbit Terminal Merak.
4. Surat No 337/F10000/2015-S0 Tanggal 3 Agustus 2015 Review Kerjasama Pemanfaatan Terminal BBM Merak.
5. Surat No 061/OT-JKT/VIII/2015 Tanggal 8 Agustus 2015 Tanggapan Review Kerjasama Pemanfaatan Terminal BBM Merak
6. Surat No 357/F10000/2015-S0 Tanggal 14 Agustus 2015 Penurunan Thruput Fee Kerjasama Pemanfaatan Terminal BBM Merak
7. Surat No 064/OT-JKT/VIII/2015 Tanggal 24 Agustus 2015 Tanggapan Penurunan Thruput Fee Kerjasama Pemanfaatan Terminal BBM Merak.
8. Surat No 1036 - BUM/KMD/10/2015 Tanggal 07 Oktober 2015 Konfirmasi Kontrakan PT. Orbit Terminal Merak

Terimakasih atas perhatian Bapak



(hty/tor)


Berita Terkait