Dikritik Amerika Soal Pelanggaran HAM, Rusia Marah
Kamis, 03 Mar 2005 13:11 WIB
Jakarta - Pemerintah Rusia menuding Amerika Serikat bersikap standar ganda. Tudingan ini sebagai respons keras atas laporan Departemen Luar Negeri (Deplu) AS yang mengritik catatan hak asasi manusia (HAM) Rusia.Deplu AS dalam laporan tahunannya menyebutkan bahwa aparat penegak hukum Rusia terlibat dalam penyiksaan, kekerasan dan kebrutalan lainnya, khususnya menyangkut konflik pemerintah Rusia terhadap gerilyawan pemberontak di Chechnya.Deplu AS juga menyebut adanya bukti pembatasan media yang meningkat, korupsi di kepolisian dan tekanan politik terhadap kehakiman. Pemerintah Rusia pun berang dengan laporan AS tersebut."Kritikan AS sekali lagi memberikan dasar bagi kami untuk mengatakan bahwa standar ganda merupakan karakteristik pendekatan Amerika pada topik penting ini," demikian Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah statemen."Keseluruhan laporan berbau bias politik," imbuh kementerian seperti diberitakan Associated Press, Kamis (3/3/2005). Dicetuskan bahwa Amerika Serikat sendiri bersalah akan pelanggaran-pelanggaran HAM yang dilakukannya, termasuk tindak sewenang-wenang terhadap para tahanan Irak dan diskriminasi rasial."Kesimpulan mengenai negara kami tersebut bagaimanapun tidak bisa disebut obyektif. Itu didasarkan pada distorsi fakta dan kadang-kadang rumor," tegas kementerian Rusia.
(ita/)











































