Sudirman Said melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke MKD DPR atas dugaan pencatutan nama Presiden dan Wapres. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir ikut memberi pendapat. Dia mengapresiasi langkah tersebut.
"Itu bagus. Dibuka saja. Dibuka biar semua objektif," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir usai menghadiri pelantikan pengurus ranting PP Muhammadiyah Pondok Labu di pelataran Masjid Al Bay'ah, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Haedar enggan mengomentari desakan Setya Novanto untuk mundur dari kursi Ketua DPR. Menurutnya hal tersebut menjadi urusan DPR.
"Saya enggan komentar. Biar DPR saja yang memutus," tambah Haedar.
Sebelumnya Ketua DPR Setya Novanto sudah menampik dirinya mencatut nama Presiden dan Wapres untuk mengambil saham Freeport. Terkait desakan dirinya mundur, Novanto juga menjawab diplomatis.
"Saya kembalikan kepercayaan pada anggota yang menilai. Saya hanya ingin bekerja dengan baik untuk jaga marwah dan wibawa DPR. Dan tentu saya dapat merasakan di situasi politik ada pro dan kontra. Silakan menilai masing-masing. Tujuan saya, ini untuk kepentingan bangsa dan negara. Saya mewakili rakyat dan saya harus jaga marwah kepentingan rakyat. Tentu saya harus hati-hati," kata Novanto dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (17/11). (yds/dra)











































