Lakukan Penyelidikan, KNKT Kumpulkan Data Tenggelamnya KM Wihan Sejahtera

Lakukan Penyelidikan, KNKT Kumpulkan Data Tenggelamnya KM Wihan Sejahtera

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 17 Nov 2015 19:14 WIB
Lakukan Penyelidikan, KNKT Kumpulkan Data Tenggelamnya KM Wihan Sejahtera
Foto: Adam Yuliyanto
Surabaya - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mendatangi Kantor Kesyahbandaran Tanjung Perak. Mereka mulai melakukan investigasi terkait tenggelamnya KM Wihan Sejahtera.

Ada empat anggota KNKT yang datang. Mereka yang mengenakan seragam berwarna oranye tersebut langsung melakukan pertemuan tertutup dengan Syahbandar Utama Tanjung Perak Rudiana.

"Kami sengaja ke sini untuk mengumpulkan data dan barang bukti dari musibah tenggelamnya kapal di Surabaya ini," ujar Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Pelayaran KNKT Aldrin Dalimunthe kepada wartawan, Selasa (17/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aldrin mengatakan bahwa timnya belum membawa hasil karena baru memulai investigasi. Yang pasti, kata Aldrin, pihaknya akan fokus mengumpulkan semua hal yang berhubungan dengan kapal baik aktivitas penumpang hingga aktivitas di kamar mesin kapal.

Dalam investigasi nanti, kata Aldrin, pihaknya akan membagi tim menjadi dua. Tim pertama melakukan investigasi di lapangan sementara tim kedua meminta keterangan kepada pihak-pihak terkait.

"Semua akan kami mintai keterangan dan kami periksa baik kru kapal, perusahaan pemilik kapal, hingga penumpang," lanjut Aldrin.

Untuk hasil investigasi, Aldrin tidak bisa menjanjikan karena proses investigasi akan berlangsung cukup lama, sekitar 3-4 bulan. Nantinya hasil investigas akan diumumkan dan menjadi rekomendasi bersama.

"Proses investigasi ini butuh waktu lama. Mungkin 3-4 bulan. Kapal ini kan tenggelam total di dalam air, jadi proses investigasinya lama," tandas Aldrin.

Sementara itu, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari PT Trimitra Samudra (TS) selaku perusahaan pelayaran pemilik KM Wihan Sejahtera. Pihak TS mengaku masih sibuk mengurus nasib para penumpang kapalnya.

Manager PT TS Istikhomah sejak kemarin menolak untuk diwawancarai. Perempuan itu mengaku masih sibuk mengurus pendataan penumpang.

"Nanti saja," ujar Istikhomah kepada wartawan, Senin (16/11/2015) kemarin.

Dan dari pengamatan detikcom, Selasa (17/11/2015), PT TS mencopot semua plakat bertuliskan nama perusahaan yang ada di kantornya di Komplek Ruko 512 di Jalan Perak Timur. Tidak ada satu pun atribut perusahaan yang menempel di kantor tersebut.

"Perusahaan itu buka kantor 5 bulan yang lalu. Kemarin masih ada plakatnya, menggantung gitu seperti poster. Tapi sekarang sudah enggak ada," ujar Suyanto, satpam kompleks ruko.

Saat didatangi, Istikhomah sedang tidak ada di kantor. Menurut salah satu pegawai yang enggan disebut namanya, Istikhomah masih sibuk mengurus para penumpangnya.

"Bu Istikhomah sedang di luar, di hotel ngurus para penumpang," ujar pegawai tersebut.

Mengenai dicopotnya plakat perusahaan itu, si pegawai berkata bahwa praktis sudah tidak ada yang akan dilakukan para pegawai karena PT TS hanya mempunyai satu kapal di rute Surabaya. Saat ini yang dilakukan pegawai hanya mengurusi administrasi para penumpang korban KM Wihan Sejahtera yang tenggelam.

"Kapalnya cuma satu," kata pegawai itu.

Dari informasi yang dihimpun, KM Wihan Sejahtera baru sekitar sebulan beroperasi. Kapal Roll Off-Roll On (RoRo) itu baru empat kali melakukan pelayaran. Sebelumnya, KM Wihan Sejahtera melayani rute Surabaya-Balikpapan. (iwd/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini