"Tadi Pak Presiden secara khusus telah memberikan arahan kepada Seskab berkaitan dengan persoalan yang menyangkut Freeport. Beliau sampaikan bahwa pandangan presiden berkaitan dengan Freeport selalu berpijak pada national interest, yang menjadi keinginan kuat pemerintah indonesia untuk menangani persoalan Freeport," kata Pramono di Kantor Presiden, Kompleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (17/11/2015).
Menurut Pramono hanya ada 4 hal yang dibicarakan Jokowi terkait Freeport. Hal pertama adalah mengenai royalti, yakni harus ada perbaikan royalti untuk diberikan kepada pemerintah pusat dan daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian yang ketiga adalah pembangunan smelter. Lalu yang keempat mengenai pembangunan di Papua.
"Sehingga empat konteks inilah kemudian Presiden memberikan arahan, garis kepada kementerian terkait," kata Pramono. (dra/dra)











































