Jonan Minta KNKT Segera Investigasi KM Wihan yang Karam di Teluk Lamong

Jonan Minta KNKT Segera Investigasi KM Wihan yang Karam di Teluk Lamong

Maikel Jefriando - detikNews
Selasa, 17 Nov 2015 14:42 WIB
Jonan Minta KNKT Segera Investigasi KM Wihan yang Karam di Teluk Lamong
KM Wihan Karam (Foto: Adam Yuliyanto)
Jakarta - Kapal roll on-roll off (roro) KM Wihan Sejahtera tenggelam di perairan sekitar Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Senin (16/11). Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera menyelidiki penyebab tenggelamnya kapal tersebut.

"Saya sudah minta KNKT untuk melakukan investigasi," kata Jonan kepada wartawan usai menghadiri acara Tempo Economic Briefing di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Laporan awal yang diterima Jonan dari Ditjen Perhubungan Laut adalah adanya dugaan masalah di dalam lambung kapal. Di mana di dalam lambung kapal itu mungkin ada permasalahan pada selingnya sehingga menyebabkan kapal tidak stabil. Kapal roro biasa digunakan untuk mengangkut mobil melintasi samudra atau laut lepas.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan itu kapal penyeberangan, kapal roro, mungkin ada kendaraan yang ada di dalam lambung kapal itu ada kaitannya. Biasanya itu dia pakai seling agar pergerakannya mungkin tidak terlalu baik, kalau bergerak keseimbangan kapalnya bisa terganggu," ucap Jonan.

Soal jumlah manifest yang tidak sesuai, Jonan mengaku belum mendapat laporan. Dia meminta agar operator lebih tertib mengatur pembelian tiket dan tidak mengizinkan pembelian tiket on the spot.

"Itu menjadi kewajiban operator sendiri untuk menerbitkan hal itu. Coba nanti saya cek, saya belum dapat laporan," katanya.

KM Wihan jurusan Surabaya-Maumere tenggelam di Teluk Lamong Senin (16/11) kemarin. Kapal itu terdaftar membawa 153 penumpang, namun ternyata jumlah penumpang riil ada 179 orang. Banyak penumpang kapal berloncatan saat kapal miring dan hendak tenggelam. Kapal dan perahu yang ada di sekitar lokasi langsung datang untuk memberikan pertolongan. Para penumpang segera dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak dan segera dibawa ke Rumah Sakit PHC Perak. Tidak ada penumpang yang hilang atau tewas dalam insiden ini sebab lokasi tenggelamnya kapan berada di dekat Pelabuhan Tanjung Perak dan Terminal Teluk Lamong.

(slm/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads