Pantauan detikcom, sejak Senin kemarin petugas Dinas Kebersihan DKI Jakarta telah membersihkan sampah yang didominasi bambu, kayu, styrofoam serta plastik, yang menutupi sebagian area sungai. Saking padatnya sampah, bahkan petugas dapat berjalan di atas tumpukan sampah tanpa takut tenggelam.
Untuk membersihkan limbah tersebut, Dinas Kebersihan mengerahkan dua alat berat (backhoe). Sampah yang berhasil diangkut dari sungai langsung dibuang ke TPST Bantargebang dengan menggunakan truk sampah.
![]() |
"Kemarin ada 35 kubik sampah yang dibuang. Saat ini masih ada sekitar 150 kubik sisa sampah yang masih belum diangkut," ujar Mahmudin, petugas pengawas di Dinas kebersihan DKI Jakarta di lokasi, tak jauh dari pertigaan lampu merah Jambul.
![]() |
Untuk dapat mengurai tumpukan sampah itu, Mahmudin harus menerjunkan ratusan pekerja harian lepas (PLH) dengan diawasi tujuh PNS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Berkat kerja keras pasukan oranye itu, kini tumpukan sampah di sungai itu mulai berkurang. Sayang, tumpukan sampah itu tidak dapat dijangkau seluruhnya dengan alat berat.
"Medan (lokasi) di sini sulit dijangkau. Kalau pembersihannya cuma dari sisi sebelah, alat berat tidak dapat menjangkau sampah yang berada di seberang sungai," tutupnya.
(edo/nrl)













































