Tapi ternyata, dalam transkrip rekaman soal Freeport itu tak hanya Presiden dan Wapres yang dicatut. Ada nama lain menteri yang ikut dicatut. Kabarnya ada nama Luhut Pandjaitan yang ikut disebut dalam transkrip itu. Transkrip rekaman itu sudah ada di tangan MKD DPR.
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Junimart Girsang yang mendapat laporan dari Menteri Sudirman Said yang dikonfirmasi tidak menepisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pastinya, ada di percakapan itu ada anggota DPR, ada pengusaha, dan seorang yang lain. Anggota DPR itu mencatut nama presiden dan Wapres.
"Disebutkan bahwa ada permintaan saham yang akan diserahkan ke Presiden dan Wapres. Intinya itu saja. Kalau dipenuhi, perpanjangan akan bisa diusahakan. Permintaan saham juga untuk proyek listrik di Timika," tutup Junimart. Anggota DPR itu memang menawarkan perpanjangan saham ke Freeport agar bisa sampai 2041. (imk/dra)











































