JPO Polda Ditutup, Warga Nekat Lompati Pagar Hingga Nyeberang Jl Sudirman

JPO Polda Ditutup, Warga Nekat Lompati Pagar Hingga Nyeberang Jl Sudirman

Aditya Mardiastuti - detikNews
Senin, 16 Nov 2015 14:29 WIB
JPO Polda Ditutup, Warga Nekat Lompati Pagar Hingga Nyeberang Jl Sudirman
Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Jakarta - Akses masuk ke jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte TransJ Polda Metro Jaya ditutup karena sedang ada perbaikan setelah tanah di dekatnya ambles. Akibatnya warga tak bisa melewati JPO itu dan ada yang nekat melompat pagar hingga menyeberang di tengah jalan raya.

Pantauan detikcom, Senin (16/11/2015) siang, karena penutupan ini, para pejalan kaki tidak bisa naik JPO dari sisi barat atau depan Hotel Sultan, sebagian akhirnya memilih menyeberang Jl Sudirman, jalan raya yang selalu ramai kendaraan. Di depan pintu masuk JPO terdapat tulisan "Mohon maaf JPO di sisi barat sementara ditutup".

Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara para penumpang TransJ yang turun di Halte Polda dan ingin ke GBK di sisi barat ada yang nekat memanjat pagar. Mereka akhirnya turun menggunakan tangga kayu yang biasa digunakan para pekerja yang sedang memperbaiki tanah ambles.

Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom


Meli, warga Bekasi, tak tahu jika JPO ditutup. Meli yang baru pertama kali lewat JPO ini mengaku takut saat harus turun menggunakan tangga kayu.

"Kalau ada jalan lain saya milih jalan lain. Baru pertama kali ini lewat sini. Ngeri, kalau nggak ada tangganya mending balik lagi," kata dia.

"Kalau orang dari sana (halte) ke sini (GBK) nyeberang jalan raya boleh nggak? Atau ada jalan alternatif yang aman, soalnya kalau nyeberang juga serem," tambahnya.

Suharjo (40) tukang ojek yang biasa mangkal di dekat halte mengatakan banyak warga yang tetap lewat JPO atau nekat menyeberang di jalan raya pada saat jam pulang kerja. Meski berbahaya mereka terpaksa memilih menyeberang di jalan protokol itu.

"Ya ngeri kadang kalau yang pulang kantor pada nyeberang di jalan raya. Kemarin Jumat hujan itu bahkan ada yang mau diseruduk motor, malah pengemudi motornya yang jatuh," ucap Suharjo.

Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom


Tanah ambles di sekitar JPO sudah mulai terlihat sejak bulan lalu. Namun mencapai puncaknya saat hujan deras pada Sabtu (7/11) malam. Rabu (11/11) Dishubtrans DKI menutup JPO di sisi barat karena tengah dilakukan perbaikan. Seluruh aktivitas penyeberangan dilakukan melalui sisi timur (Polda Metro Jaya). Tapi halte busway Polda Metro tetap berfungsi.

Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
(slm/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini