Sutiyoso Ancam Cabut Izin Trayek Angkot Nakal
Kamis, 03 Mar 2005 11:00 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengancam akan mencabut izin trayek angkutan kota (angkot) nakal yang menaikkan tarif seenaknya. Serius atau gertak sambel?Dia mengimbau pengusaha dan sopir angkot untuk tidak menaikkan tarif sebelum dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur. Kalau memang terbukti mereka menaikkan tarif, Pemprov DKI akan mencabut izin trayek kendaraan mereka."Saya imbau mereka, mungkin peringatan dulu, kalau perlu dicabut trayeknya," kecam Sutiyoso sebelum mengadakan rapat dengan DPD DKI dan Dinas Pendidikan Dasar Pemprov DKI di Balai Kota jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2005).Hingga saat ini, lanjut dia, pihaknya sudah memberikan perintah kepada Dinas Perhubungan DKI untuk melakukan peringatan tersebut. Sebaiknya kenaikan tarif angkutan harus dicegah sebelum ada keputusan gubernur."Ya itu yang saya instruksikan untuk dicegah. Kenaikan itu bukan diatur oleh masing-masing pihak, harus melalui suatu keputusan gubernur. Dewan Transportasi Kota DKI juga mau saya kedepankan, supaya mereka mulai berperan aktif," tukasnya.Lalu kapan keputusan gubernur soal tarif angkot yang baru akan keluar untuk meredam gejolak? "Orang dia (Organda) belum kasih usulan," tangkis Sutiyoso dengan cepat.
(sss/)










































