"Sekarang sudah diterima harapan PAN oleh KIH sehingga namanya koalisinya (diganti)," kata Ketua MPP DPP PAN, Sutrisno Bachir, kepada wartawan di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (15/11/2015).
PAN menghormati sepenuhnya perubahan nama KIH jadi partai-partai pendukung pemerintah. PAN berharap kini tak ada lagi adu kekuatan antara KMP-KIH.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tak menutup kemungkinan bakal lahir koalisi menjelang Pemilu 2019 nanti. Namun untuk saat ini semua sebaiknya mendukung pemerintah untuk mengatasi kesulitan ekonomi.
"Itu boleh hal-hal itu nanti muncul lagi 2019. Sekarang kita fokus, pemerintah bagaimana mengatasi persoalan ekonomi dan kesejahteraan dan koalisi di luar pemerintah fokus memberi masukan baik dan kritik-kritik konstruktif. Kemudian di DPR dengan tidak adanya pembelahan (koalisi) lebih produktif, karena dulu pembuat UU kurang cair dengan begini insya Allah lebih cair. Di pemerintah juga lebih fokus mengatasi masyarakat," pungkasnya. (van/van)











































