Said Aqil Kecam Tindakan ISIS Atas Aksi Teror di Paris

Teror Berdarah di Paris

Said Aqil Kecam Tindakan ISIS Atas Aksi Teror di Paris

Yulida Medistiara - detikNews
Minggu, 15 Nov 2015 09:06 WIB
Said Aqil Kecam Tindakan ISIS Atas Aksi Teror di Paris
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Aksi teror yang dilakukan ISIS di Paris, Prancis mendapat kecaman dari beberapa tokoh nasional dan internasional. Atas serangan yang menewaskan sekitar 153 korban jiwa, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengecam dan mengatakan rasa belasungkawanya atas aksi brutal ISIS.

Ketua Umum PBNU Said Aqil mengatakan segala motif yang melatarbelakangi serangan bersenjata dan ledakan bom di Paris tidaklah dibenarkan. Menurutnya aksi teror yang menyebabkan ratusan nyawa melayang secara sengaja sama dengan menghancurkan bangunan kemanusiaan tersendiri.

Seringkali serangan teroris dikaitkan dengan negara muslim, akan tetapi menurutnya setiap agama tidak ada yang mengajarkan terorisme.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan kata lain, terorisme tidak memiliki landasan agama," kata Said Aqil dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/11/2015).

Pada aksi teror tersebut, ISIS menyerang tempat-tempat publik seperti Stadion Stade de France dan gedung konser Bataclan. Tidak hanya warga Prancis yang menjadi korban, tapi warga negara asing juga dikabarkan tewas seperti warga Belgia, Portugal, Swedia, Amerika Serikat, Inggris, Rumania, Tunisia dan Spanyol.

Atas kejadian itu, PBNU mendesak pemerintah dan elemen bangsa untuk meningkatkan kewaspadaan. Menurut Said Aqil, komunikasi lintas agama menjadi poin penting untuk melawan bentuk adu domba antar agama.

"Kehadiran dan saling sapa antar tokoh-tokoh agama akan menjadi benteng terkuat melawan segala bentuk ancaman adu domba, sekaligus perekat pondasi bagi persatuan dan kesatuan bangsa ini," kata Said.

Ia menambahkan, para pemangku bidang pertahanan dan keamanan nasional harus meningkatkan kesiapannya menghadapi bahaya terorisme dan gangguan yang berpotensi menodai kedaulatan NKRI. (dhn/dhn)


Berita Terkait