Komnas HAM: Kemanusiaan Dinistakan, Stop Kaitkan Teror Prancis dan Agama!

Tragedi Berdarah di Paris

Komnas HAM: Kemanusiaan Dinistakan, Stop Kaitkan Teror Prancis dan Agama!

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 15 Nov 2015 06:53 WIB
Komnas HAM: Kemanusiaan Dinistakan, Stop Kaitkan Teror Prancis dan Agama!
Sejumlah tentara berjaga di Paris sehari setelah teror (Foto: AFP)
Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan teror berdarah di Prancis sebagai pelecehan terhadap kemanusiaan. Namun masyarakat kini tak perlu mengaitkan penyerangan ISIS di Paris itu dengan agama.

"Semua harus bersatu padu menentang tindakan yang menistadinakan martabat kemanusiaan," kata Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution dalam keterangan yang diterima detikcom, Minggu (15/11/2015).

Komnas HAM juga menyampaikan duka mendalam atas serangan pada Jumat (13/11) lalu. Tindakan barbar itu tak bisa dibenarkan oleh alasan apapun karena bertentangan dengan nilai kemanusiaan universal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keprihatinan ini tak perlu diikuti dengan langkah mengait-ngaitkan serangan itu dengan agama. Sebab agama manapun tak ada yang membenarkan aksi terkutuk itu.

"Semua pihak agar dapat menahan diri untukย  tidak terburu-buru mengaitkan tindak kekerasan itu dengan agama, karena tak ada satupun agama yang menolerir praktik pemaksaan kehendak dengan kekerasan," kata Maneger.

Rakyat Indonesia tak boleh terprovokasi dengan isu ini. Diharapkan Komnas HAM, pemerintah dan semua tokoh agama bisa mengedukasi masyarakat untuk tak terprovokasi dan saling menyalahkan.

"Tak ada urgensi dan relevansinya, serta tak perlu sama sekali adanya aksi balasan dengan cara-cara kekerasan yang mengatasnamakan agama," ujarnya.

(dnu/dhn)


Berita Terkait