Muhammadiyah: Kalangan Agama Harus Bersatu Kutuk Serangan di Paris

Teror Berdarah di Paris

Muhammadiyah: Kalangan Agama Harus Bersatu Kutuk Serangan di Paris

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 15 Nov 2015 01:12 WIB
Muhammadiyah: Kalangan Agama Harus Bersatu Kutuk Serangan di Paris
Ketum Muhammadiyah Haedar Nasir (kemeja hijau)/ Foto: M Iqbal
Jakarta - Ormas Islam tertua di Indonesia, Muhammadiyah, mengecam keras peristiwa penembakan dan peledakan di Paris, Prancis. Tindakan tersebut tak mencerminkan nilai agama dan kemanusiaan.

"Perbuatan penuh kekerasan seperti itu tidak boleh ditoleransi atas nama apapun," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir dalam keterangan yang diterima detikcom, Minggu (15/11/2015).

Kejadian itu mengakibatkan 153 nyawa manusia terenggut. Hal itu disebut Muhammadiyah menghancurkan kehidupan sesama manusia.

"Kalangan agama harus bersatu mengutuk perbuatan yang berlawanan dengan nilai-nilai luhur agama dan kemanusiaan," ajak Haedar.

Muhammadiyah juga ikut duka cita kepada korban dan keluarganya. Semua pihak harus memberi empati kepada keluarga korban.

"Sebagai wujud ekspresi kemanusiaan yang damai dan menyelamatkan," imbuhnya. (dnu/dhn)


Berita Terkait