"Perbuatan penuh kekerasan seperti itu tidak boleh ditoleransi atas nama apapun," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir dalam keterangan yang diterima detikcom, Minggu (15/11/2015).
Kejadian itu mengakibatkan 153 nyawa manusia terenggut. Hal itu disebut Muhammadiyah menghancurkan kehidupan sesama manusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhammadiyah juga ikut duka cita kepada korban dan keluarganya. Semua pihak harus memberi empati kepada keluarga korban.
"Sebagai wujud ekspresi kemanusiaan yang damai dan menyelamatkan," imbuhnya. (dnu/dhn)











































