"Kita ingin menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa Prancis. Kita mengutuk keras serangan teror di Prancis," ujar Presiden Jokowi dalam jumpa pers pukul 10.15 WIB, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/11/2015).
Foto: Setpre/Laily |
Sedang Obama mengatakan tragedi Paris ini adalah serangan terhadap kemanusiaan.
"Ini adalah serangan terhadap kemanusiaan dan nilai universal yang kita anut," kata Obama dari Gedung Putih seperti dilansir Reuters, Sabtu (14/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Agung/Presiden China Xi Jinping |
Hal senada juga disampaikan Presiden China Xi Jinping yang langsung menelepon Presiden Prancis Hollande. Jinping menyampaikan duka dan bantuan untuk memerangi terorisme.
Demikian juga disampaikan PM India Narendra Modi yang tengah melakukan kunjungan ke Inggris. Modi menyampaikan belasungkawa dan doa untuk korban dan keluarga yang ditinggalkan. Modi juga menegaskan dukungannya kepada warga Prancis dalam menghadapi tragedi penyerangan itu.
foto: Reuters/presiden Iran Rouhani |
Sementara Presiden Iran, Hassan Rouhani menunda kunjungannya ke Prancis dan Italia. Dia juga mengirim pesan ke rekannya Presiden Prancis Francois Hollande.
"Penyerangan itu adalah kejahatan atas kemanusiaan," terang Rouhani seperti dikutip dari Time.
Dan Perdana Menteri Inggris David Cameron menyampaikan bahwa negaranya siap membantu Prancis untuk menyelesaikan kasus ini. "Saya terkejut dengan peristiwa di Paris malam ini (Jumat). Pikiran dan doa kami bersama orang-orang Prancis. Kami (Inggris) akan melakukan apapun yang kami bisa untuk membantu," ucap Cameron melalui akun Twitter-nya.
Presiden Rusia Vladimir Putin pun juga mengirim ucapan duka cita yang mendalam untuk Presiden Prancis Francois Hollande dan warga Perancis. Rusia mengutuk penembakan dan ledakan ini.
"Rusia mengutuk keras pembunuhan biadab ini dan siap memberikan bantuan untuk menyelidiki kejahatan teroris," kata Putin melalui akun Twitter-nya @KremlinRussia_E. (dra/dra)












































Foto: Setpre/Laily
Foto: Agung/Presiden China Xi Jinping
foto: Reuters/presiden Iran Rouhani