Pernah Diancam akan Dibunuh, Nelayan ini Tikam Temannya hingga Tewas

Pernah Diancam akan Dibunuh, Nelayan ini Tikam Temannya hingga Tewas

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 13 Nov 2015 20:11 WIB
Pernah Diancam akan Dibunuh, Nelayan ini Tikam Temannya hingga Tewas
Foto: dok. Ditpolair Polda Metro
Jakarta - Seorang ABK kapal KM Anugerah Sejati ditangkap Subdit Gakkum Direktorat Polair Polda Metro karena menikam temannya hingga tewas. Pelaku, Guntur Sinambela (28) mengaku dendam karena sebelumnya pernah diancam akan dibunuh korban.

"Pelaku dendam karena pernah ditempeleng korban. Pelaku juga mengaku pernah diancam akan dibunuh korban," kata Kasubdir Gakkum Ditpolair Polda Metro Jaya Kompol Esi Gurirno dalam keterangannya kepada detikcom, Jumat (13/11/2015).

Pembunuhan terjadi sekitar Minggu (8/11/2015) pukul 11.00 WIB di kamar ABK kapal KM Anugerah Sejati di perairan Samudera Hindia di titik koordinat 04Β°00'00"LS-99Β°20'00" BT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban, Irpan Adi Putra ditusuk di tubuhnya saat korban sedang tidur di kamar ABK dengan menggunakan pisau ikan," katanya.

Korban meninggal di atas kapal setelah ditusuk korban. Kasus tersebut yang diketahui nahkoda kapal, Tek Ue dan ABK lainnya kemudian dilaporkan ke polisi pada Jumat (13/11/2015), setelah kapal bersandar.

"Tersangka kita tangkap saat kapal akan bersandar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara sore tadi sekitar pukul 15.00 WIB," imbuhnya.

Pelaku saat ini masih diperiksa di Ditpolair Polda Metro Jaya. Terhadap pelaku, dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP jo 338 KUHP jo 340 KUHP.

"Korban meninggal dengan 13 luka tusukan disekujur tubuhnya. Korban dibawa ke RSCM untuk divisum," tutupnya. (mei/spt)


Berita Terkait