"Total lahan yang terbakar 550 hektar, di Semeru 440 hektar dan 110 di Bromo," kata Kasubag Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Khairun Nisa, Jumat (13/10/2015).
Menurut Nisa, lokasi kebakaran terjadi di beberapa titik dan yang terbesar di pos 1 Waturejeng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait gempa tremor karena aktivitas vulkanik di Bromo pihak taman nasional melakukan penutupan ke wisatawan untuk ke kawah.
"Untuk savana, pasir berbisik, sunrise dan sunset masih dapat dinikmati," tutup dia. (dra/dra)











































