Alasan Terapi, Labora Sitorus Belum Juga Kembali ke Lapas Sorong

Alasan Terapi, Labora Sitorus Belum Juga Kembali ke Lapas Sorong

Ferdinan - detikNews
Jumat, 13 Nov 2015 07:55 WIB
Alasan Terapi, Labora Sitorus Belum Juga Kembali ke Lapas Sorong
Labora saat menjalani perawatan di Raja Ampat (Foto: Dok. Kementerian Hukum dan HAM)
Jakarta - Labora Sitorus tak kunjung kembali ke Lapas Sorong. Terpidana kasus illegal logging dan pencucian uang itu masih membutuhkan perawatan medis hingga awal Desember 2015.

Labora telah kembali ke Sorong pada Kamis (12/11) didampingi dr. Iwanto setelah menjalani terapi kesehatan di RS Waisai Raja Ampat.

"Menurut penjelasan dr. Iwanto kepada Kalapas Sorong, Maliki, Labora Sitorus harus dilakukan terapi lanjutan 3 minggu ke depan," ujar Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat, Agus Purwanto, Jumat (13/11).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Agus, untuk penyakit dalam yang diderita Labora, dr. Iwanto akan melakukan konsultasi dengan dr. Deivie yang selama ini merawat Labira di Sorong.

Agus memerintahkan Kalapas Sorong untuk meminta medical record Labora kepada dr. Iwanto dan dr. Deivie, agar bisa diputuskan langkah Kemenkum selanjutnya.

"Sesuai instruksi Menkum HAM, Kakanwil meminta kepada LS untuk melaksanakan keputusan MA yang berkekuatan hukum tetap (inkracht). Apabila LS merasa diperlakukan tidak adil, masih tersedia upaya hukum PK (Peninjauan Kembali)," ujar Agus.

Dari laporan Kalapas Sorong yang diterima Agus, Labora diketahui sudah berada di luar Lapas sejak 21 Oktober. Labora memang sempat ke rumah sakit dan kembali ke rumahnya.

Foto: Dok. Kemenkum HAM


Labora dieksekusi ke Lapas Sorong pada 20 Februari 2015 atas putusan hukuman Mahkamah Agung yang menguatkan putusan sebelumnya hukuman 15 tahun penjara. MA juga memutuskan merampas seluruh harta Labora yang dijadikan barang bukti.

Aset dan harta kekayaan Labora yang dirampas mulai dari benda bergerak, sampai benda tidak bergerak. Dari uang tunai sampai beberapa kapal.

(fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads