Dokter Andra merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Unhas Makassar. Di mata teman sesama angkatan 2009 di FK Universitas Hasanuddin, dokter Andra adalah pribadi yang ramah dan pandai bergaul.
"Andra orangnya ramah, sering menyapa teman-temannya, suka menolong dan aktif di kepanitiaan fakultas," ujar dr Astari Pratiwi, saat dihubungi detikcom, Kamis (12/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teman-teman seangkatan bertanya-tanya di mana itu Kepulauan Aru, mengapa Andra mau mendaftar di luar Sulawesi," tambah Astari.
Astari juga mengenang masa-masa opspek, Andra datang dengan wajah penuh luka untuk mengikuti latihan kepemimpinan dalam proses pengkaderan mahasiswa baru.
"Orangnya tangguh, dia paksakan datang ikut pengkaderan padahal baru saja mengalami kecelakaan motor, padahal dia bisa minta izin sakit," tandas mahasiswa Program Magister Administrasi Rumah Sakit Unhas ini.
Dokter Andra merupakan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bertugas di Kota Dobo, Kepulauan Aru, Maluku. Dia meninggal pada Rabu (11/11) kemarin karena sakit. Awalnya, dia menderita morbili (sakit campak), lalu saat dirawat barulah ketahuan jika Andra juga mengalami komplikasi berupa encephalitis atau radang otak.
(mna/try)











































