IDI Ajak Pemerintah Bekali Dokter Agar Lebih Siap di Daerah Terpencil

Kisah Tragis Dokter Muda

IDI Ajak Pemerintah Bekali Dokter Agar Lebih Siap di Daerah Terpencil

Niken Widya Yunita - detikNews
Kamis, 12 Nov 2015 10:56 WIB
IDI Ajak Pemerintah Bekali Dokter Agar Lebih Siap di Daerah Terpencil
Foto: istimewa
Jakarta - Dokter magang di Kota Dobo Kepulauan Aru, Maluku, Dionisius Giri Samudra (24), yang sakit campak meninggal karena terkendala transportasi. Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zaenal Abidin mengajak pemerintah membekali dokter muda agar lebih siap berdinas di daerah.

"Mengajak pemerintah pusat dan daerah untuk bersama-sama membekali dokter-dokter dan tenaga kesehatan lain yang dikirim ke daerah agar lebih siap. Melakukan langkah profilaksis dan tata laksana awal jika dokter dan paramedis juga jatuh sakit," ujar Zaenal dalam siaran pers yang dikutip dari akun Facebook PB IDI, Kamis (12/11/2015).

Menurut Zaenal, akses informasi dan prosedur evakuasi perlu ditingkatkan untuk daerah sangat terpencil, kepulauan, dan perbatasan di mana terdapat pelayanan kesehatannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zaenal menambahkan, para dokter sadar akan risiko seorang dokter. Dia mengingatkan beberapa kejadian serupa yang dialami dokter-dokter, yang dengan berani bertugas di daerah dengan medan pengabdian berat dan berisiko tinggi di daerah endemis penyakit tertentu.

"Kejadian serupa di masa depan kami harap tak terulang lagi," harapnya.

PB IDI, lanjut dia, turut menyampaikan belasungkawa dan empati yang dalam kepada keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.

"PB IDI mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus IDI wilayah maupun cabang serta perhimpunan dokter untuk ikut berkabung dan menyiapkan pernyataan duka cita. Semoga sejawat semua selalu dalam lindungan Tuhan dan limpahan kesehatan di tempat pengabdian masing-masing," kata Zaenal.

(nwy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads