"Mengajak pemerintah pusat dan daerah untuk bersama-sama membekali dokter-dokter dan tenaga kesehatan lain yang dikirim ke daerah agar lebih siap. Melakukan langkah profilaksis dan tata laksana awal jika dokter dan paramedis juga jatuh sakit," ujar Zaenal dalam siaran pers yang dikutip dari akun Facebook PB IDI, Kamis (12/11/2015).
Menurut Zaenal, akses informasi dan prosedur evakuasi perlu ditingkatkan untuk daerah sangat terpencil, kepulauan, dan perbatasan di mana terdapat pelayanan kesehatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadian serupa di masa depan kami harap tak terulang lagi," harapnya.
PB IDI, lanjut dia, turut menyampaikan belasungkawa dan empati yang dalam kepada keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.
"PB IDI mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus IDI wilayah maupun cabang serta perhimpunan dokter untuk ikut berkabung dan menyiapkan pernyataan duka cita. Semoga sejawat semua selalu dalam lindungan Tuhan dan limpahan kesehatan di tempat pengabdian masing-masing," kata Zaenal.
(nwy/nrl)











































