"(Nanti mau) Diperluas ya. Intinya bagaimana park and ride itu bisa menjamin kenyamanan dan kemanaan pemilik kendaraan," ujar Andri saat dihubungi, Kamis (12/11/2015).
Andri menyebut revitalisasi fasilitas park and ride itu rencananya dilakukan mulai tahun 2016 mendatang. Dia pun meminta pihak ketiga yang menjadi konsultan fasilitas park and ride untuk mendesain konsep revitalisasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, desain itu akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) terlebih dulu sebelum ditindaklanjuti. Andri berharap dengan adanya fasilitas park and ride ini bisa membuat para pengguna kendaraan pribadi untuk perlahan beralih ke transportasi massal.
Untuk diketahui, lokasi park and ride ada di 3 titik, yakni Ragunan, Jakarta Selatan; Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur dan Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
Andri juga menuturkan saat ini pihaknya masih menunggu nasib proses lelang investasi, seperti mesin parkir dan Electronic Road Pricing (ERP) dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI. "Saat ini semua dokumen sudah lengkap dan diproses di BPKAD," tutup Andri. (aws/dra)











































