"Ada, pasti ada gempa susulan, karena begitu selesai (getarannya), pergeseran tidak akan langsung berhenti," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG M Riyadi, saat dihubungi detikcom, Rabu (11/11/2015) malam.
"Kekuatannya lebih kecil," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya justru menguntungkan, karena ada pelepasan energi. Daripada tidak ada gempa sama sekali lalu tiba-tiba gempa besar, kan malah jadi lebih berbahaya," jelasnya.
Gempa Yogya yang berlokasi 120 kilometer Barat Daya Bantul tersebut dirasakan di beberapa wilayah di Pulau Jawa. Getaran kuat di Brebes dilaporkan terjadi lebih dari 10 detik.
Getaran kuat juga terasa di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo selama kira-kira 10 detik, di Kabupaten Sleman kira-kira 5-10 detik, Kabupaten Gunung Kidul selama 3-5 Kabupaten Gunung Kidul, serta terasa cukup kuat selama 5-6 detik di Yogyakarta. (rna/ndr)










































