"Sekarang ini tantangan duta besar itu di samping diplomasi politik tentu juga lebih banyak tekanannya kepada ekonomi, karena dunia juga mengalami tekanan," ujar JK usai memberikan arahan di Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2015).
"Maka harus memberi perhatian kita pada ekonomi, apakah itu pasar, perdagangan, investasi, dan bagaimana menjaga harkat bangsa atau national interest kita," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tergantung negara masing-masing tantangannya, berbeda-beda. Misalnya Singapura tentu tantangannya berbeda dengan AS atau Eropa tergantung masalah masing-masing," jelasnya.
Target-target para dubes akan ditentukan langsung oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) atau lebih khususnya Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. (fiq/hri)










































