"Copet ini korbannya orang-orang kecil, tetapi ini penyakit yang meresahkan masyarakat karena hampir setiap hari terjadi," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/11/2015).
Dua orang pelaku yang tertangkap yakni Rohman (22) dan Arjuna (21), warga Cipulir, Kebayoran Lama, Jaksel. Mereka ditangkap pada Senin (2/11) siang lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eko menambahkan, kedua pelaku bekerja setiap hari mencari mangsa. Mereka bergerilya dari satu bus ke bus lainnya.
Salah satu korban bernama Dian Hadi. Dia dicopet di atas bus Metro Mini 69 jurusan Blok M-Ciledug, pada Sabtu (31/10) siang lalu.
"Pada saat korban naik hus tersebut duduk di bangku penumpang tiba-tiba dua orang pelaku naik ke atas angkutan dan orasi tiba-tiba pelaku meminta uang tip," jelas Kanit IV Subdit Resmob Diteeskimum Polda Metro Kompol Teuku Arsya Khadafi.
Kedua pelaku langsung memepet korban satu dari depan dan satu orang dari samping. Pada saat yang bersamaan tersangka Arjun mengambil handphone Samsung Tab 3 warna putih yang disimpan korban di dalam tasnya.
"Setelah pelaku menganbil hand phone milik korban selanjutnya kabur," ujarnya.
Arsya mengatakan, aksi kejahatan pelaku banyak memakan korban. Namun korban rata-rata tidak mau melapor karena merasa kerugiannya kecil.
"Kami mengimbau masyarakat bila menjadi korban pencopetan agar tidak segan untuk melapor," tutupnya. (mei/mok)











































