"Pelaku adalah sopir tembak angkot yang saat itu mengangkut korban di depan Perumahan The Green BSD, Rawabuntu, Serpong, Tangsel," kata Kapolsek Serpong Kompol Silvester Simamora kepada detikcom, Rabu (11/11/2015).
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 7 November lalu. Saat itu korban yang hendak pulang naik angkot D-04 jurusan BSD-Cikokol yang kebetulan kosong penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah perjalanan, pelaku menghentikan Angkotnya. Kepada korban, pelaku berpura-pura hendak memperbaiki wiper yang rusak dan menutup kaca jendela karena hujan.
"Kemudian tersangka turun dari angkot dan tiba-tiba dari arah belakang menjerat leher korban dengan menggunakan tali rafia hingga korban pingsan," jelasnya.
Selanjutnya, korban dibuang di pinggir tol dan pelaku mengambil tas ransel korban yang berisi sejumlah barang berharga. Korban baru tersadar setelah ditemukan warga di pinggir tol yang mengiranya sudah tewas.
Korban ditemani orangtuanya kemudian melapor ke Polsek Serpong. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap pelaku di depan warnet di Sektor XII BSD, Rawabuntu, Serpong, Tangsel pada Selasaย (10/11) malam.
Dari pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 1 unit angkot jurusan BSD-Cikokol bernopol B 1083 NTX yang digunakan sebagai alat kejahatan, 1 buah tas ransel milik korban, seutas tali rafia, 1 unit powerbank milik korban dan uang tunai Rp 18 ribu.
(mei/jor)











































