Obrolan Novanto dan Kaisar Akihito: Program Maritim Hingga Ikan Koi

Laporan dari Tokyo

Obrolan Novanto dan Kaisar Akihito: Program Maritim Hingga Ikan Koi

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 11 Nov 2015 16:53 WIB
Obrolan Novanto dan Kaisar Akihito: Program Maritim Hingga Ikan Koi
Foto: Indah Mutiara Kami / detikcom
Jakarta - Ketua DPR Setya Novanto pagi tadi bertemu dengan Kaisar Jepang Akihito di Imperial Palace. Kunjungan kehormatan itu berlangsung secara santai dan penuh senda gurau.

"Kami bicarakan kunjungan antara Indonesia dan Jepang yang punya sejarah tinggi. Bukan hanya di bidang ekonomi tapi juga di bidang lainnya. Kami juga menyinggung program Jokowi soal Maritim," kata Novanto kepada wartawan di sela-sela kunjungan di Tokyo, Jepang, Rabu (11/11/2015).

Pertemuan itu memang berlangsung tertutup. Di awal pertemuan, ketika masih boleh diliput media, Kaisar Akihito sempat menitipkan salam untuk Presiden Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Novanto, Akihito melihat Indonesia sebagai negara besar. Kerjasama pun tidak boleh putus.

"Secara sejarah, Indonesia dengan Jepang punya hubungan batin yang sangat tinggi," ujar Novanto mengulangi pernyataan Kaisar Akihito.

Dalam pertemuan singkat selama 20 menit itu, Novanto dan Kaisar Akihito sempat mengobrol soal ikan koi. Alkisah, Akihito pada tahun 1962 silam pernah ke Indonesia. Dia lalu pulang dengan membawa ikan mas pemberian Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Ikan mas itu dikawin silang dengan ikan koi di Jepang. Hasilnya, bibit ikan hasil perkawinan silang itu dibawa lagi ke Indonesia pada 1991 saat Akihito sudah menjabat sebagai kaisar.

"Ini jadi contoh ikan yang disilang antara Indonesia dan Jepang bisa berkembang. Usaha Indonesia-Jepang bisa seperti ikan-ikan," tuturnya.


Dalam pertemuan itu, Novanto juga didampingi oleh istrinya, Deisti Astrianti. Sang istri sempat berbincang juga dengan Permaisuri Jepang, Michiko soal batik dan angklung.

"Beliau mencintai produk-produk Indonesia. Juga diungkapkan beliau ingin mempelajari angklung," ungkap Novanto.

Ketua DPR berada di Jepang dalam rangka kunjungan muhibah. Sebanyak 10 orang anggota DPR peserta rombongan lainnya tidak ikut dalam kunjungan kehormatan ke Kaisar Akihito.

Ada 11 wakil rakyat yang ikut sebagai delegasi DPR ke Jepang pada 9-13 November 2015, yaitu Setya Novanto (Ketua DPR-Golkar), Fadli Zon (Wakil Ketua DPR - Gerindra), Roem Kono (Ketua BURT- Golkar), Robert Joppy Kardinal (Golkar), Ahmad Muzani (Gerindra), Fary Djemi Francis (Gerindra), Aryo Djojohadikusumo (Gerindra), Helmy Faishal Zaini (PKB), Epyardi Asda (PPP), Melani Leimena Suharli (Demokrat), dan Nurdin Tampubolon (Hanura). (imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads