Temui Ketua Partai Oposisi Jepang, DPR Singgung Soal Stabilitas Politik

Laporan dari Tokyo

Temui Ketua Partai Oposisi Jepang, DPR Singgung Soal Stabilitas Politik

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 11 Nov 2015 16:44 WIB
Temui Ketua Partai Oposisi Jepang, DPR Singgung Soal Stabilitas Politik
Foto: Indah Mutiara Kami
Tokyo - Delegasi DPR yang melakukan kunjungan muhibah ke Jepang mengadakan pertemuan dengan pimpinan Democratic Party of Japan (DPJ). Saat ini, DPJ merupakan partai oposisi di Jepang.

Pertemuan berlangsung di Kantor Pusat DPJ, Chiyoda, Tokyo, Rabu (11/11/2015). Presiden DPJ Katsuya Okada menyambut 11 orang anggota DPR yang dipimpin oleh Ketua DPR Setya Novanto.

Okada menyambut baik kehadiran Novanto ke kantor partainya. Sementara itu, Novanto dalam sambutan singkatnya mengungkapkan betapa strategisnya hubungan Indonesia-Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pilihan Indonesia menjadikan Jepang sebagai mitra strategis tepat sekali. Bermanfaat untuk kesejahteraan," ucap politikus Golkar yang tergabung di Koalisi Merah Putih ini.


Novanto menuturkan bahwa kerjasama antara partai-partai di dua negara juga bisa berguna untuk membangun kerjasama. Dia menyinggung soal kerjasama di bidang politik dan keamanan.

"Indonesia dan Jepang tidak luput dari ancaman keamanan nasional. Butuh kerjasama dua negara yang lebih erat dalam hal politik, keamanan, aktor negara dan non negara," ujar Novanto.

"Kami dukung upaya menjaga stabilitas politik dan ekonomi yang kondusif," lanjutnya.

DPJ adalah partai oposisi terbesar di Jepang. Partai yang berkuasa saat ini adalah Liberal Democratic Party (LDP) yang dipimpin oleh Shinzo Abe. Ketua DPR akan bertemu dengan PM Shinzo Abe besok dan tadi pagi sudah bertemu dengan Toshiro Nikai yang merupakan 1 dari 5 pilar LDP.

Kunjungan ke Kantor DJP ini adalah salah satu rangkaian kunjungan muhibah DPR ke Jepang pada 9-13 November 2015. Ada 11 anggota DPR yang ikut yaitu Setya Novanto (Ketua DPR-Golkar), Fadli Zon (Wakil Ketua DPR - Gerindra), Roem Kono (Ketua BURT- Golkar), Robert Joppy Kardinal (Golkar), Ahmad Muzani (Gerindra), Fary Djemi Francis (Gerindra), Aryo Djojohadikusumo (Gerindra), Helmy Faishal Zaini (PKB), Epyardi Asda (PPP), Melani Leimena Suharli (Demokrat), dan Nurdin Tampubolon (Hanura).

(imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads