Ahok Berharap Warga DKI Tak Takut Tes HIV

Ahok Berharap Warga DKI Tak Takut Tes HIV

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Selasa, 10 Nov 2015 20:30 WIB
Ahok Berharap Warga DKI Tak Takut Tes HIV
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap seluruh warga DKI melakukan tes HIV. Ini penting dilakukan agar bisa menentukan penanganan medis dari hasil pemeriksaan.

"Harapan saya seluruh orang Jakarta harus tahu status HIV-nya karena kalau masih HIV itu bisa diobati. Tapi kalau AIDS, sudah tidak bisa lagi," ujar Ahok di RSUD Koja, Jl Deli No 4, Jakarta Utara, Selasa (10/11/2015).

Ahok juga mengingatkan bagi pasangan yang ingin berhubungan badan tetapi tidak mau mengambil risiko maka harus memakai alat kontrasepsi. "Kalaupun mau nakal tetap pakai kondom, jangan macam-macam. Tidak perlu tabu membahas ini karena penting untuk diketahui," terangnya yang diiringi tawa kecil hadirin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok bermimpi ke depannya e-KTP yang dimiliki warga Ibu Kota bisa berfungsi maksimal. Cukup dengan memindai (scanning), seluruh data termasuk rekam medis setiap pasien bisa muncul dan tersimpan dengan baik.

"Semua orang nanti KTP DKI-nya kalau pernah datang ke rumah sakit dan punya BPJS, begitu di-scan kartunya langsung keluar rekaman medis," kata Ahok.

Dia optimistis mimpinya tersebut bisa saja terwujud tidak lama lagi. Sebab teknologi masa kini sudah kian canggih. Oleh karena itu, Ahok senang apa yang dicita-citakan di awal kepemimpinannya bersama Presiden Joko Widodo semasa menjabat sebagai DKI-1 dahulu secara perlahan mulai terwujud.

"Saya betul-betul sangat semangat hari ini karena teori kesehatan saya dan Pak Jokowi mulai berjalan, belum sempurna tapi mulai menuju," sambungnya.

Selain itu Ahok meminta seluruh perawat di rumah sakit, khususnya RSUD harus tetap ramah dalam melayani pasien. Ke depan, dia akan memasang CCTV di berbagai sudut rumah sakit yang terhubung dengan Smart City untuk memantau pelayanan kesehatan di sana.

"Saya minta semua pegawai di sini harus murah senyum ya. Jangan sampai pasien masuk neraka karena anda kurang ajar. Ya dong lagi mau meninggal tapi karena dapat perawat judes, dia maki-maki dalam hati terus masuk neraka. Padahal harusnya dikit lagi masuk surga. Tapi saya lihat cukup senyum, ya sama gubernur sih senyum tapi sama yang lain belum tentu. Kita akan pasang CCTV yang langsung terhubung ke Smart City," ujar Ahok sambil tersenyum.
(aws/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads