"Dia kan punya side job kadang bantu-bantu ngerias orang, kadang juga jadi pelatih renang private," kenang Rere (20), sahabat dekat Delea, kepada detikcom Selasa (10/11/2015).
Masih kata Rere, sahabatnya itu terkenal dengan karakter yang histeria dan lucu. Setiap harinya tak lepas dari candaan. "Kita lagi marahan aja dia pasti yang pertama ngajak bercanda, gitu deh asyik anaknya," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu Delea, Kania Aprianti (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom) |
Kania bercerita soal keahlian renang yang diperoleh Delea dimulai sejak kecil. Ia sengaja memasukkan putrinya itu ke sebuah klub renang. Berawal dari sana Delia kemudian menerima sertifikat keahlian.
"Sekitar tahun 2000 an dia nyabet juara 1 perlombaan renang tingkat provinsi. Sertifikat keahlian piagam hasil kejuaraan itu ia jadikan modal untuk mendaftar sebagai tutor di salah satu klub renang di Jakarta hingga ia jadikan pekerjaan sampingan," lanjut Kania.
Baca: Soal Motor dan Kepergian Delea ke Bandung, Begini Cerita Sang Ibu
"Saya berharap tidak ada yang memandang negatif terhadap putri saya di pemberitaan. Rezeki yang ia peroleh halal hasil keringatnya sendiri, apa yang dilakukan Delea terkait kejadian itu mungkin karena pembawaannya saja yang selalu ingin mengejutkan orang lain, dia karakternya memang begitu. Selalu ceria dan penuh dengan hal baru," pungkasnya. (try/try)












































Ibu Delea, Kania Aprianti (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)