FPAN Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan BBM
Kamis, 03 Mar 2005 00:28 WIB
Jakarta - Fraksi Partai Amanat Nasional DPR mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Pasalnya, kenaikan tersebut tidak akan efektif mengatasi masalah kesinambungan APBN."Kebijakan ini tidak akan efektif mengatasi masalah kesinambungan APBN, keadilan dalam subsidi BBM, penyelundupan dan pengoplosan BBM serta diversifikasi energi."Demikian ujar wakil ketua FPAN DPR, Dradjad Hari Wibowo, dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (2/3/2005).FPAN menilai masih ada langkah yang bisa diambil pemerintah mengatasi kesinambungan APBN. "Pemerintah masih bisa menerapkan pajak BBM terhadap para pengguna BBm baik ditingkat industri maupun rumah tangga yang tidak selayaknya menerima subsidi," tukasnya. Mengenai maraknya penyelundupan, FPAN mengusulkan agar segera dibentuk gugus tugas anti penyelundupan. "Mengatasi penyelundupan seharusnya tidak dengan menaikkan harga tetapi dengan penegakan hukum." "Kenaikan BBM ini sudah jelas menandakan pemerintah tidak memperhatikan penderitaan rakyat sebab kenaikan ini hanya memperberat beban rakyat," tandas Dradjad.
(ton/)











































