"PDRI tonggak sejarah yang penting, itu tidak bisa kita abaikan tonggak republik. Tanpa itu tidak ada republik. Untuk itu kita harus meluruskan sejarah bahwa PDRI itu suatu momen yang penting pada waktu kekosongan pemerintahan. Saya memperingati hari pahlawan di Sumatera Barat dalam rangka mengenang kembali PDRI yang seolah-olah dilupakan," kata Zulkifli kepada detikcom, Selasa (10/11/2015).
Zulkifli menekankan sejarah tak boleh dilupakan. Peristiwa bersejarah di Sumbar harus selalu diingat sebagai cikal bakal berdirinya NKRI.
"Ini tidak boleh hilang dari sejarah, tidak boleh kita lupakan karena ini peristiwa sejarah yang penting," kaa Zulkifli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kemudian membeberkan banyak tokoh nasional lahir di kota Padang. "Ada bung Hatta, kemudian ada peristiwa Pemerintah Darurat Republik Indonesia," ungkapnya.
Setelah mengikuti upacara rencananya Zulkifli akan mengunjungi sejumlah pasar di Padang. "Kita bersama-sama ke pasar melihat situasi ekonomi saat ini," pungkasnya. (van/tor)











































