Walikota Makassar Copot Dua Kepala Sekolah yang Terlibat Pungli

Walikota Makassar Copot Dua Kepala Sekolah yang Terlibat Pungli

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 10 Nov 2015 09:09 WIB
Walikota Makassar Copot Dua Kepala Sekolah yang Terlibat Pungli
Foto: M Nur Abdurrahman/detikcom
Makassar - Walikota Makassar Ramdhan Pomanto mencopot dua kepala sekolah karena terbukti melakukan pungutan liar (Pungli) di sekolahnya. Pencopotan itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat berkali-kali.

Walikota yang akrab disapa Danny saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (10/11/2015), membenarkan kabar tersebut. Dirinya telah menandatangani surat keputusan pencopotan dua Kepsek, pada Sabtu lalu (7/11), setelah pihaknya berkali-kali menerima laporan masyarakat terkait Pungli yang dilakukan kedua Kepsek tersebut.

"Laporannya berkali-kali, setelah kami selidiki keduanya terbukti memungut Pungli, namanya nanti diumumkan Kadis Pendidikan, setelah dua nama ini, ada 4 nama Kepsek lagi yang sedang didalami dari 112 Kepsek yang sudah terjangkit virus Pungli, kita lihat tingkatannya, kita selesaikan dulu yang paling kronis," ujar Danny.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi yang dihimpun Detikcom, kedua nama Kepsek yang dicopot adalah Kepsek SMA Negeri 1, Sakaruddin dan Kepsek SDN Percontohan PAM, Safaruddin.

Sebelumnya, 23 Oktober lalu, Kepsek SMA Negeri 5, Rahmat lebih dulu dicopot setelah Inspektorat dan Dinas Pendidikan Kota Makassar menemukan bukti-bukti Pungli yang dilakukan oleh Kepsek tersebut.

Sementara itu, Pemkot Makassar pada 19 Oktober lalu telah menerima 988 nama pendaftar lelang jabatan Kepsek SD sampai SMA di kota Makassar. Rencananya nama-nama Kepsek yang akan diterima akan diumumkan pertengahan November ini. (mna/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads