2 Warga Pekanbaru Dideportasi dari Singapura karena Diduga Terlibat ISIS

2 Warga Pekanbaru Dideportasi dari Singapura karena Diduga Terlibat ISIS

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 09 Nov 2015 16:33 WIB
2 Warga Pekanbaru Dideportasi dari Singapura karena Diduga Terlibat ISIS
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo (Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)
Pekanbaru - Dua warga asal Pekanbaru sempat diamankan polisi Singapura terkait rencana keberangkatan ke Suriah. Keduanya diduga terlibat jaringan ISIS sehingga dideportasi.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, Senin (9/11/2015) di Mapolda Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru. Guntur menjelaskan, kedua warga Pekanbaru itu masing-masing RS (26) dan FR (30).

Kedua warga Pekanbaru itu, lanjut Guntur, diamankan polisi Singapura karena akan berangkat ke Suriah. Keduanya diduga ikut dalam jaringan Islamic Of Iraq and Syria (ISIS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keduanya dideportasi dari Singapura karena dugaan terlibat ISIS. Tadi siang mereka tiba di Bandara Pekanbaru," kata Guntur.

Masih menurut Guntur, sebelum dipulangkan ke Pekanbaru, keduanya diserahkan Polisi Singapura ke Polda Kepri. Dari sana, lantas tim Polda Kepri mengawal keduanya untuk dipulangkan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Pekanbaru.

"Pemeriksaan ini masih sebatas dugaan saja atas keterangan polisi Singapura dimana keduanya membawa dokumen yang mengarah keterlibatan dengan ISIS," kata Guntur.

"Pihak polisi Singapura juga menemukan identitas di paspor palsu. Saat ini tim di Polresta Pekanbaru masih mendalami dugaan keterlibatan dengan ISIS tersebut," tutup Guntur. (cha/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads