Direktur Eksekutif PVI Resa Temaputra memaparkan daerah-daerah mana saja dengan kenaikan pencairan dana hibah dan bansos tertinggi. Bahkan sampai lebih dari 1000 persen dibanding tahun sebelumnya.
Resa menjelaskan, ia memperolah data tersebut dari website KPU dan Seknas Fitra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 10 daerah tersebut diurutkan mulai dari yang tertinggi kenaikan dana hibah dan bansosnya:
1. Kabupaten Konawe Utara (Sultra)
Calon Bupati petahana: Aswad Sulaima
kenaikan 1.884 persen
total pencairan Rp 4,837 miliar
2. Kabupaten Bangka Selatan
Calon Bupati petahana: Jamro H Jalil
Kenaikan: 601,5 persen
Total pencairan: Rp 16,8 miliar
3. Kabupaten Labuhanbatu Utara (Sumut)
Calon Bupati petahana: Kharuddin Syah
Kenaikan: 432,9 persen
Total pencairan: Rp 29 miliar
4. Kabupaten Kotabaru (Kalsel)
Calon Bupati petahana: Irhami Ridjani
Kenaikan: 270,7 persen
Total pencairan: Rp 33,8 miliar
5. Kabupaten Seluma (Bengkulu)
Calon Bupati petahana: Bundra Jaya
Kenaikan: 213,6 persen
Total pencairan: Rp 12,7 miliar
6. Kota Pemantangsiantar (Sumut)
Calon Wali Kota petahana: Hulman Sitorus
Kenaikan: 180,9 persen
Total pencairan: Rp 13 miliar
7. Kota Sungai Penuh (Jambi)
Calon Wali Kota petahana: Asafri Jaya Bakri
Kenaikan: 169 persen
Total pencairan: Rp 7,3 miliar
8. Kabupaten Pesawaran (Lampung)
Calon Bupati petahana: Aries Sandi
Kenaikan: 168,4 persen
Total pencairan: Rp 19,77 miliar
9. Kota Manado
Calon Wali Kota petahana: Vicky Lumentut
Kenaikan: 167,9 persen
Total pencairan: Rp 55,9 miliar
10. Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Sulsel)
Calon Bupati petahana: Syamsuddin A Hamid
Kenaikan: 159 persen
Total pencairan: Rp 13,258 miliar
Peneliti ICW Almas Sjafrina mengatakan, bisa saja ke depan masyarakat meminta Panwaslu di daerah-daerah tersebut agar lebih memperketat pengawasannya.
"Kita bisa meminta Panwaslu melakukan pengawasan ekstra," tuturnya.
(rna/erd)











































