Gelar Pahlawan Bagi Soeharto dan Gus Dur, Ryamizard: Masih Ada yang Tidak Suka

Gelar Pahlawan Bagi Soeharto dan Gus Dur, Ryamizard: Masih Ada yang Tidak Suka

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 09 Nov 2015 15:08 WIB
Gelar Pahlawan Bagi Soeharto dan Gus Dur, Ryamizard: Masih Ada yang Tidak Suka
Foto: Istimewa/Getty Images
Jakarta - Gelar Pahlawan Nasional bagi Abdurrahman Wahid sudah diteken. Namun penganugerahannya masih menunggu waktu yang tepat. Mengapa ada penundaan?

Ketua Dewan Gelar Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Ryamizard Ryacudu mengatakan, pada dasarnya pemerintah ingin memberikan gelar Pahlawan Nasional pada Gus Dur. Tak hanya itu, Soeharto pun sudah dipertimbangkan. Namun karena masih ada pro kontra, hal itu masih tertunda.

"Bukan kita lambat-lambatkan. Karena kita ini kan penginnya masuk semua, tapi kan ada orang-orang tidak suka. Ya kita hindarilah," kata Ryamizard saat ditemui di sela-sela acara di Bandung, Jawa Barat, Senin (9/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ada yang tidak suka, menurut Ryamizard, kedua tokoh tersebut tetap layak mendapatkan gelar pahlawan. "Tapi lama-lama harus (diberikan gelar). Walaupun bagaimana kekurangan, mereka sudah meletakkan dasar-dasar yang kuat untuk negara ini. Ingat, negara ini begini karena dulu," imbuhnya.

Jadi, kapan rencana pemberian itu? Kemungkinan besar, kata Menteri Pertahanan ini, akan diberikan tahun depan. "Mungkin tahun depan. Saya kan ketuanya (Ketua Dewan Gelar), tapi kan yang lain kan banyak saran-sarannya," jawabnya.

Ryamizard juga memastikan Presiden Joko Widodo sudah mendapat laporan soal ini.

Sejak tahun 2012, nama Gus Dur dan Pak Harto sama-sama diajukan sebagai Pahlawan Nasional. Namun saat itu belum dinyatakan lolos. Di tahun-tahun berikutnya, kedua nama tersebut juga kembali diajukan, tetapi jawabannya tetap sama.

Baru pada tahun 2015 ini muncul kabar baik untuk para pendukung Gus Dur. Presiden ke-4 itu dipastikan disetujui sebagai Pahlawan Nasional pada 4 November 2015 lalu. Presiden Joko Widodo sudah memberikan persetujuan. Tinggal menunggu waktu penganugerahannya saja.

Namun untuk Soeharto, belum ada pernyataan resmi dan tertulis, sudah jadi pahlawan. Sejauh ini, baru Ryamizard yang mengatakan rencana penganugerahan tahun depan itu untuk Soeharto juga. "Iya," ucap Ryamizard singkat saat ditanya apakah Soeharto bakal diberikan gelar tahun depan.

Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Adapun yang mendapat gelar Pahlawan Nasional tahun 2015 adalah:

1. Almarhum Bernard Wilhelm Lapian (Tokoh Provinsi Sulawesi Utara)
2. Almarhum Mas Isman (Tokoh Provinsi Jawa Timur)
3. Almarhum Komjen (Pol) Dr H Moehammad Jasin (Tokoh Jawa Timur)
4. Almarhum I Gusti Ngurah Made Agung (Tokoh Provinsi Bali)
5. Almarhum Ki Bagus Hadikusumo (Tokoh Provinsi Yogyakarta) (bbn/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads