MPR Ingin Australia Ambil Peran Dukung Kebijakan Poros Maritim Indonesia

MPR Ingin Australia Ambil Peran Dukung Kebijakan Poros Maritim Indonesia

Hardani Triyoga - detikNews
Senin, 09 Nov 2015 12:06 WIB
MPR Ingin Australia Ambil Peran Dukung Kebijakan Poros Maritim Indonesia
Foto: Hardani Triyoga
Sydney - Delegasi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) hari ini menemui sejumlah senator New South Wales (NSW) Sydney. Salah satu yang dibicarakan terkait program poros maritim yang dicanangkan Pemerintahan Joko Widodo.

Delegasi MPR diterima antara lain oleh anggota Senator NSW seperti Deryl Maguire, Peter Primrose, dan Robert Moza. Ada pula perwakilan pengusaha dari Australia. Serta pengusaha Indonesia yang berdomisili di Australia.

Pimpinan delegasi yang juga Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang atau Oso mengatakan pemerintah Australia diminta memberikan dukungan dalam kebijakan poros maritim yang dijalankan Indonesia. Pasalnya, daerah perairan Indonesia dan Australia dinilai rawan. Hal ini perlu kerjasama antara kedua negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia kan sekarang punya program poros maritim. Australia bisa mengambil peran mendukung ini. Dilihat daerah perbatasan Indonesia dan Australia, itu kan sangat rentan, karena perbatasan Indonesia-Australia itu kan cukup rentan," ujar Oso dalam perbincangan di Parliament House, Macquarie Street, New South Wales,Β  Sydney, Senin (9/11/2015).

Sebagai negara tetangga, program poros maritim harus saling diberi dukungan. Indonesia yang merupakan negara kepulauan perlu mitra pendukung yang peduli di sektor kemaritiman.

"Saya kira jadi perlu ada saling mendukung. Itu lah yang saya maksud," tuturnya.

Kemudian, sektor yang diminta pemerintah Australia mendukung adalah peningkatan jumlah wisatawan asal Negeri Kanguru ke Indonesia.

"Indonesia juga sedang fokus peningkatan ini. Bagaimana, bisa tidak tingkatkan? Kita harus ada kerjasama yang saling timbal balik," ujarnya.

Anggota MPR lain yang ikut dalam rapat, Sarifudin Suding mengatakan tak hanya poros maritim, namun juga perlu penguatan kerjasama bidang keamanan, politik, serta ekonomi. Australia dinilai sebagai mitra negara strategis yang bisa berperan dalam hubungan kerjasama bilateral.

Salah satu yang dimaksud agar ada peningkatan investasi orang-orang Australia ke Indonesia. Menurutnya, parlemen bisa membantu dengan memberikan kemudahan akses untuk berinvestasi.

"Kita lebih parliament to parliament, paling tidak Australia ini punya peran strategis, partner startegis, baik dalam bidang keamanan, politik, ekonomi. Diharapkan ke depan, lewat parlemen, pemerintah Australia meningkatkan hubungan kersama bilateral," tutur Suding.

(hat/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads