Korban Perampokan Gerombolan Bermotor di Cirebon adalah Driver Grabbike

Korban Perampokan Gerombolan Bermotor di Cirebon adalah Driver Grabbike

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Senin, 09 Nov 2015 08:35 WIB
Korban Perampokan Gerombolan Bermotor di Cirebon adalah Driver Grabbike
Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Djajang Sutiawan (42) saat ini masih menjalani perawatan di RS Gunung Jati, Cirebon setelah menjadi korban pengeroyokan dan perampokan oleh gerombolan bermotor. Ternyata, Djajang merupakan driver Grabbike yang sehari-harinya bekerja di Jakarta.

"Iya benar, Pak Djajang Sutiawan itu driver Grabbike, kami juga baru mendapatkan konfirmasinya kemarin sore," kata Country Head of Marketing GrabTaxi Indonesia, Kiki Rizki saat dikonfirmasi, Senin (9/11/2015).

Kiki menjelaskan, Djajang sudah beberapa bulan bergabung dengan Grabbike. Saat ini, pihak Grabbike tengah mencari data lengkap terkait kejadian yang menimpa Djajang sebagai pertimbangan mengambil tindakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami belum mendapatkan informasi utuh, ini sedang saya kumpulkan juga informasinya. Nanti kalau sudah ada informasi lengkap pasti kami kabarkan," jelas Kiki.

Diberitakan sebelumnya, Djajang bersama sang istri Wasilah (30) menjadi korban pengeroyokan dan perampokan oleh gerombolan bermotor di Jl Brigjen Dharsono, Desa Kertawinangun, Cirebon pada Minggu (8/11) dinihari. Akibat kejadian ini, Wasilah istri Djajang meninggal dunia karena mengalami luka parah.

Mulanya Djajang dan istrinya yang tengah menaiki sepeda motor dibuntuti oleh sekitar 10 sepeda motor di Jl Brigjen Dharsono, di dekat lampu merah Cideng. Korban diketahui tengah dalam perjalanan dari Kampung Rawa, Kebon Jeruk, Jakbar menuju Comal, Jateng menggunakan motor.

"Di depan Ruko Linggahara motor korban diberhentikan oleh pelaku dan kemudian korban dikeroyok dengan cara dipukuli dan ditusuk dengan menggunakan pisau," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono.

Menurut Pudjo, masing-masing sepeda motor yang menghadang korban, ditumpangi 2-3 orang. Para pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa barang milik korban.

"Yang diambil tas milik korban Wasilah yang isinya di antaranya satu unit handphone. Barang lainnya belum diketahui," terang Pudjo.

Nyawa Wasilah yang terluka parah tak tertolong, sementara Djajang yang mengalami luka tusuk masih bisa dilarikan ke rumah sakit. Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku perampokan sadis itu.


(Hbb/dnu)


Berita Terkait