Penampakan Duit Palsu 'Upin-Ipin', Umpan Perampok Rp 1,75 M

Penampakan Duit Palsu 'Upin-Ipin', Umpan Perampok Rp 1,75 M

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 08 Nov 2015 16:15 WIB
Penampakan Duit Palsu Upin-Ipin, Umpan Perampok Rp 1,75 M
Foto: Istimewa
Jakarta - Tim Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua orang berinisial RN (43), KM alias WR (49), tersangka perampokan Rp 1,750 miliar di Tol TB Simatupang dengan modus menjanjikan melipatgandakan duit investasi. Pelaku menggunakan uang palsu untuk memperdayai korban.

"Pelaku membawa box dan di sana terdapat beberapa susun uang yang di bawahnya diberi alas tripleks sehingga terlihat banyak. Uang yang diperlihatkan ada uang palsu Upin-Ipin," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti dalam rilis di Mapolda Metro Jaya, Minggu (8/11/2015).

Awalnya korban bernama Praditio Hutama dijanjikan dana investasi sebesar Rp 60 miliar oleh pelaku. Investasi yang dimaksud adalah bisnis properti yang berada di wilayah Malang, Jawa Timur. Agar dana investasi tersebut cair pelapor harus menyerahkan uang sebesar 3% dari dana investasi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena korban tertarik akhirnya pada sekitar tanggal 5 November 2015 bertemu di parkir depan RS Siloam, Jl TB Simatupang Jaksel. Saat itu korban datang berlima, sedangkan tersangka berempat yakni RN, KM, SN dan JN," papar Kombes Krishna.



Salah satu tersangka memperlihatkan kepada korban sebuah box kayu yang berisikan uang milik pelaku. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan korban bahwa pelaku memiliki dana investasi.

"Uang didapatkan dari Endang dengan cara membeli sebesar Rp 9 juta," kata Krihsna.

Korban yang melihat adanya uang yang dimiliki pelaku lantas ikut dalam kendaraan ntuk bersama-sama pergi menuju kantor pelaku. Saat di tengah jalan, pelaku menendang korban dari kendaaraan pelaku Toyota Avanza putih dengan nopol B 1364 TYG, di Jalan Tol TB Simatupang.

Polisi akhirnya berhasil menangkap 2 pelaku yaitu RN dan KM. 3 Pelaku lainnya masih buron, termasuk seorang anggota TNI AD aktif dan mantan anggota Brimob.

Ketiga buronan itu adalah yakni Jonatan alias Bayu, Andi alias Erlangga, Lurah alias Sonny menurut Kombes Krishna masih dalam pengejaran. Penangkapan kedua pelaku dipimpin Kompol Gunardi Kanit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

(tfq/mad)


Berita Terkait