Kegiatan menempelkan stiker 'Stop Narkoba' sendiri digagas oleh pengurus minimarket untuk menggugah kesadaran masyarakat soal narkoba. Nantinya, ada sebanyak enam minimarket di wilayah Thamrin akan ditempeli stiker tersebut.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itu kita harus bersama-sama memberantas narkoba. Kampanye ini merupakan wujud kepedulian kita bersama untuk mencegah, menangkal secara dini untuk penyalahgunaan narkoba. Berharap kepedulian kita semua tidak hanya di acara ini, tetapi terus-menerus," tegas Buwas, Minggu (8/11/2015).
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengungkapkan dirinya akan membantu pihak BNN untuk memberantas narkoba.
"Kita harus secara bersama-sama stop penggunaan narkoba. Kita sepakat bangsa kita harus besar dan bisa berkompetisi dengan bangsa-bangsa di dunia. Komitmen dari diri kita sendiri untuk bebas narkoba, kalau sudah pada diri kita berkembang pada lingkungan kita. Kita berharap Jakarta di bawah pimpinan kepala BNN Budi Waseso bebas narkoba. Kita perangi secara masif penggunaan narkoba di seluruh Indonesia," terang Arifin.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Roy Mandey mengungkapkan pihaknya sangat bahagia dengan launching-nya simbolis pencegahan narkoba di minimarket-minimarket. "Ini salah satu program CSR kami dari toko ritel. Tadi disebutkan Pak Buwas bahwa narkoba harus kita perangi, bahaya laten. Generasi muda harus kita selamatkan. Dengan pengusaha ritel kami, pengunjung dapat mengetahui dan memahami bahaya narkoba. Bisa membasmi narkoba yang merusak pilar bangsa Indonesia," tutupnya. (spt/dha)











































