Jelang Pilkada Serentak, Surya Paloh Bakar Semangat Kader NasDem di Bali

Jelang Pilkada Serentak, Surya Paloh Bakar Semangat Kader NasDem di Bali

Dhani Irawan - detikNews
Minggu, 08 Nov 2015 00:05 WIB
Jelang Pilkada Serentak, Surya Paloh Bakar Semangat Kader NasDem di Bali
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem membakar semangat kader dan pasangan calon kepala daerah yang diusung partai politik yang diresmikan tahun 2011 itu. Paloh meminta agar mereka memberi keteladanan kepada rakyat yang memilih.

"Tunjukkan kepada rakyat bahwa mereka tidak salah memilih kalian. Tunjukkanlah dengan keteladanan," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (7/11/2015).

Hal itu disampaikan Paloh saat berorasi di hadapan kader dan simpatisan NasDem se-Bali, di Karang Asem, Bali. Paloh dan rombongan DPP Partai NasDem berada di Karang Asem untuk menghadiri Temu Kader dan Konsolidasi Partai NasDem se-Bali. Acara ini terkait rencana Pilkada serentak Desember mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak lima kabupaten dan satu kota di Bali akan menyelenggarakan Pilkada Serentak. Patai NasDem mengikuti keenamnya dengan target menang 100 persen.

Kabupaten Karang Asem belakangan ini disebut-sebut basis Partai NasDem. Hal ini karena melalui Pemilu Legislatif April 2014, Partai NasDem berhasil merebut lima kursi DPRD Kabupaten Karang Asem.

"Ketika kalian mendapatkan respek, kasih sayang dan dukungan dari rakyat, itu artinya kalian telah turut memperbaiki kerusakan  kebangsaan yang ada. Kalian telah ikut mengembalikan jati diri bangsa ke rel, seperti yang telah diletakkan oleh Proklamator Kemerdekaan, Bung Karno," tegas Paloh.

Paloh mengingatkan adalah tugas seluruh para kader dan simpatisan partai, untuk menghidupkan kembali pikiran besar-pikiran besar Bung Karno. Ia juga mengajak semua pihak agar bangga pernah punya pemimpin seperti Bung Karno, karena belum tentu lahir pemikir besar seperti Bung Karno.

"Ini tugas yang berkelanjutan. Ini yang saya katakan idealism. Bukan berpikir mengambalikan utang budi kepada partai pengusung, seperti NasDem. Bukan itu yang diharapkan NasDem. NasDem butuh kalian mendapatkan respek, kasih sayang, dukungan dan penghormatan dari rakyat yang memilih kalian," kata Paloh. (dhn/dhn)


Berita Terkait