Bocah SD Tewas Tersambar Petir saat Main Tembak-tembakan di Belakang Rumah

Bocah SD Tewas Tersambar Petir saat Main Tembak-tembakan di Belakang Rumah

Raden Catur Priyambodo Nurcahyo - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2015 21:52 WIB
Bocah SD Tewas Tersambar Petir saat Main Tembak-tembakan di Belakang Rumah
Foto: Raden Catur/detikcom
Ponorogo - Viky Adiansyah (10) seorang pelajar kelas IV Sekolah Dasar (SD) tewas di pekarangan belakang rumahnya di Dusun Gemalang, Desa Sumoroto, Kauman, Ponorogo, Jawa Timur. Bocah malang itu tewas karena tersambar petir.

Kejadian terjadi Sabtu (7/11/2015) sore, saat korban bersama kedua temannya bermain tembak-tembakan di pekarangan belakang rumah korban. Seperti permainan tembak tembakan pada umumnya, masing-masing bersembunyi di balik pohon. Nahas saat korban bersembunyi di bawah pohon randu, tiba-tiba petir langsung menyambar korban hingga korban langsung mengalami luka bakar dan tergeletak di lokasi kejadian.

Ibu korban yang mengetahui kejadian ini langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Sayang, saat berada di Puskesmas Sumoroto, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat tersambar petir kondisi wajah putra semata wayang pasangan Saifudin dan Tri Suprihatin itu gosong serta baju dan celana korban juga terbakar.

"Sebenarnya Viky tadi sudah dipanggil ibunya untuk segera pulang agar ikut TPA. Belum lama ibunya memanggil tiba-tiba petir langsung menyambar Viky. Pas waktu kejadian suaranya keras seperti petasan trus dari tanah keluar asap," kata tetangga korban, Munasih di lokasi. Β 

"Sebelum kejadian memang di sini mendung, tapi tanda-tanda hujan ataupun petir tidak ada," tambahnya.

Ibu dan ayah Viky yang melihat sang anak tewas langsung menangis histeris. Bahkan Tri Suprihatin berkali-kali jatuh pingsan karena tak kuasa menangis.

Sementara Nur Fauzi mengaku kaget dengan kejadian yang ia lihat dengan mata kepalanya sendiri. Sebab saat itu Nur Fauzi berada tak jauh dari korban dan bersembunyi bersama sang adik.

"Takut, langsung lari pulang," jelas Nur Fauzi.

Usai disemayamkan dan dimandikan di rumah duka, jasad korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. (spt/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads