Hilang 3 Hari Tanpa Kabar, Siswi SMK Ini Ditemukan di Pasar Kranji

Hilang 3 Hari Tanpa Kabar, Siswi SMK Ini Ditemukan di Pasar Kranji

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2015 05:02 WIB
Hilang 3 Hari Tanpa Kabar, Siswi SMK Ini Ditemukan di Pasar Kranji
Foto: Dok. Polisi
Bekasi - Setelah tiga hari menghilang, akhirnya Elizabeth Elsa Mora (15) bisa kembali bertemu ayahnya Saut Togar Simamora (50). Berkat pelacakan sinyal telepon seluler, siswa SMK Budi Mulya ini dtemukan di Pasar Kranji.

Peristiwa hilangnya sang anak dilaporkan Saut Togar Simamora pada Kamis (5/11) lalu. Ia melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi setelah hitungan 1x24 jam.

"Anaknya sepulang sekolah pada hari Rabu (4/11) sekitar pukul 15.30 WIB tak kunjung pulang ke rumahnya hinggaย  esok harinya,"ย  ujar Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Agung Budi Leksono kepada detikcom, Jumat (6/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan dengan nomor Lps/221-BK/B/XI/2015/Sektor.Bekasi Barat, polisi kemudian melakukan proses pencarian yang dipimpin langsung Agung.

"Anggota saya langsung mengumpulkan keterangan yang diberikan pelapor yakni korban terakhir kali di antar oleh tukang ojek bernama Eko. Dari pemeriksaan saudara Eko diketahui korban waktu itu meminta diantar di pertengahan jalan Caman, Jakasampurna. Dari saudara Eko juga anggota pun mendapatkan nomor telepon korban," papar Agung.

Ia mengatakan untuk memudahkan pencarian, pihaknya meminta bantuan tim IT untuk melacak sinyal handponenya.

"Anggota mengetahui posisi melalui cek pos, dari cek pos tersebut pengejaran dimulai dari Galaksi Bekasi Selatan dan akhirnya korban ditemukan di Pasar Kranji, Bekasi Kota," paparnya.

Ia mengatakan korban yang berhasil ditemukan di bawa ke Mapolsek Bekasi Kota. Dirinya pun langsung menghubungi kedua orang tua siswi SMK tersebut.

"Hasil intrograsi terhadap korban bahwa korban pergi setelah dari sekolah SMK Budi Mulya Jakarta Timur atas ajakan Saudari Yuni melalui facebook, yang dikenalnya dari duluย  selanjutnya korban pergi ke Bogor Jawa Barat danย  menginap di rumah Saudari Yuni, dan Hp dalam keadaan mati hidup - mati hidup," tutur Agung.

"Dan pagi harinya korban balik ke Bekasi tujuannya akan pergi ke rumaah temannya sebelum berhasil pergi sesampainya di kranji sudah berhasil diamankan," imbuhnya.

Sementara Humas Polsek Bekasi Barat, Aiptu Lala terkait motif pihaknya masih belum mengetahui. Pasalnya kasus tersebut masih dilakukan pendalaman oleh Mapolsek Bekasi Kota.

"Masih didalami anggota reskrim. Untuk sementara anak tersebut diserahkan dulu ke orang tuanya," ujar Lala.



(edo/hty)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads