"Pembangunan (normalisasi paket IV) dikerjakan terlebih dahulu prioritas di tanah negara dan instansi pemerintah seperti di Rindam Jaya dan Dinas Pertamanan dan Pemakaman," kata Koordinator Pelaksana dari PT Bumi Karsa dan PT Basuki Rahmanta Putra, Abdul Kadirun kepada wartawan, Jumat (6/11/2015) di lokas proyek jalan Rindam Jaya, Cijantung, Jakarta Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai Desember 2015 nanti ditargetkan akan selelsai pemancangan dan pengecoran sepanjang 3,2 kilometer di Rindam Jaya, Kampung Poncol dan Dinas Pertamanan bagian dua.
Abdul mengaku belum bisa memprediksi proyek normalisasi Ciliwung ini akan selesai. Alasannya kelancaran proyek juga bergantung dari proses pembebasan lahan oleh pemerintah.
"Perkiraan selesai mengkondisikan pembebasan lahan. Kalau pembebasan di bantaran kali bisa cepat ya bisa cepat proyeknya. Kontrak paket 4 berakhir di Desember 2016," kata Abdul.
Sejauh ini, kata dia, masyarakat di sekitar Kali Ciliwung mendukung proses normalisasi. Walhasil meski memiliki surat tanah lengkap, mereka tak menuntut banyak.
"Paket 4 paket paling hulu. Walaupun tanah itu milik mereka dan disertai surat, pihak Humas kami melakukan pendekatan door to door dan hasilnya masyarakat mendukung, karena hasil normalisasi berdampak positif pada kehidupan mereka sendiri," kata Abdul.
(erd/faj)











































