"Sekedar berbagi pengalaman SMS menang undian. Dalam setahun terakhir saya menerima lebih dari 10 kali SMS seperti terlampir. Terakhir saya terima SMS itu tanggal 5 November 2015 kemarin," jelas Rinto S Hasjim, pembaca detikcom yang mengirimkan ceritanya ke redaksi@detik.com, Jumat (6/11/2015).
"Hanya saya cuekin karena yang aneh nomor HP saya yang dikatakan menang adalah no (sebuah operator) sementara yang kirim SMS adalah dari no HP (operator telepon lain). Hal aneh lainnya nomor saya adalah no HP pasca bayar yang nggak mungkin saya isi ulang pulsa melalui kios m-tronik," tutur dia lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu saya berharap aparat segera bertindak untuk membinasakan orang-orang seperti itu," tegasnya.
Senada dengan Rinto, pembaca detik lainnya, Riyan Kusriana dari Majalengka menyampaikan pengalamannya yang ditelepon geng 'Mama Minta Pulsa'.
"Waktu itu saya pernah ditelepon seseorang yang mengaku dirinya adalah pegawai bank (nama sebuah bank BUMN). Beliau mengatakan bahwa saya mendapatkan hadiah Rp 10 juta. Padhal saya kan bukan nasabah bank tersebut. Saya sudah tahu kalau ini penipuan, saya kerjain balik. Saya bilang, "bapa, karena saya baik hati, bapa ambil saja hadiahnya. Saya ikhlas kok Pak beneran. Kasihan anak istri bapak di rumah. Belum makan uang halal semenjak dinikahi bapak," ungkap Riyan menuturkan pengalamannya.
"Setelah itu telepon langsung ditutup pelaku," tambah Riyan. (dra/dra)











































