DetikNews
Kamis 05 November 2015, 16:54 WIB

Jero Wacik: Saya Chairman di Bimasena, Mau Ngapain di Hotel Dharmawangsa Free

Ferdinan - detikNews
Jero Wacik: Saya Chairman di Bimasena, Mau Ngapain di Hotel Dharmawangsa Free Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Mantan Menteri ESDM Jero Wacik, keberatan dengan keterangan karyawan Hotel Dharmawangsa soal adanya tagihan pembayaran sejumah acara termasuk ulang tahun istrinya Triesna Wacik. Jero menegaskan dirinya mendapat keistimewaan untuk menggunakan segala fasilitas di Hotel Dharmawangsa secara gratis.

"Karena saya chairman (Bimasena) ownernya mengatakan bapak selama jadi chairman maka boleh menggunakan fasiltas ngga usah bayar. (Mau) ngapain saja nginep, berenang, cukur, saya merasa tidak perlu bayar," kata Jero saat skors sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Soal adanya tagihan yang masuk mengatasnamakan Kementerian ESDM, Jero menegaskan dirinya tidak tahu menahu. "Saya ngga pernah menerima laporan karena owner bilang saya boleh pakai itu free," tuturnya.

Dalam persidangan, Financial Controller Hotel Dharmawangsa Jakarta, Hendra Setiawan menyebut pembayaran acara ulang tahun Triesna Wacik, istri Jero Wacik, diatasnamakan Kementerian ESDM. Ada dua kali acara ultah Triesna Wacik yang digelar di Hotel Dharmawangsa dengan pembayaran ratusan juta.

Ultah Triesna Wacik yang digelar di Hotel Dharmawangsa digelar pada 10 April 2012 dan 10 April 2013. "Untuk yang tahun 2012 dihandle anak buah saya, saya tidak tahu detailnya hanya terima laporan. Tanggal 10 April 2012 ada acara ultah yang dibayarkan Kementerian ESDM sekitar Rp 600 juta-an," kata Hendra.

Berdasarkan laporan yang diterima Hendra, pembayaran ultah Triesna Wacik dilakukan oleh seseorang bernama Agung Pribadi setelah acara selesai. "Saya tidak tahu Pak, saya tidak kenal," jawab Hendra saat ditanya mengenai pihak pembayar.

Sedangkan pada ultah Triesna Wacik tanggal 10 April 2013, Hendra mengaku pernah menerima secara langsung pembayaran untuk katering dan penyewaan ruangan.

"Ada orang datang melakukan pembayaran mengaku orang dari kementerian Pak. (Menggunakan) atas namanya Jero Wacik," ujarnya.

Karyawan Hotel Dharmawangsa lainnya, Suharto menyebut pembayaran acara ultah Triesna Wacik pada tahun 2012 yang totalnya Rp 619 juta dibayarkan secara bertahap.

"GM (Dharmawangsa) datang ke saya memperkenalkan ownernya kepada saya namanya Pak Andri, Beliau menghadap saya di kamar 900 (berbicara) 'Pak menteri selama bapak jadi chairman bikin apa pun di sini semuanya hak bapak, free'. Karena itu saya tidak pernah berpikir membayar di sana karena saya chairman. Sehingga kalau ada bill, bill, bill saya merasa tidak perlu membayar. Kalau ada bill saya tidak tahu menahu. Tagihan itu saya keberatan semua, karena saya tidak harus bayar," tegas Jero memberi tanggapan dalam persidangan.
(fdn/dra)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed