Pembangunan Proyek DPR Ditargetkan Kelar 2018

Pembangunan Proyek DPR Ditargetkan Kelar 2018

Indah Mutiara Kami - detikNews
Kamis, 05 Nov 2015 16:46 WIB
Pembangunan Proyek DPR Ditargetkan Kelar 2018
Foto: Lamhot aritonang
Jakarta - Proyek DPR yang sebelumnya hanya wacana kini semakin nyata. Desain sudah ada, anggaran pun mengucur lewat APBN 2016. Rencananya, pembangunan akan kelar pada 2018 mendatang.

"Pelaksanaannya sesegera mungkin. Sempurnanya nanti 2018," kata Kepala Humas dan Pemberitaan DPR Djaka Dwi Winarko di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2015).

Karena ditargetkan selesai pada 2018, anggaran proyek ini bersifat multiyears. Di 2016, DPR mengajukan anggaran Rp 740 miliar namun akhirnya yang disetujui hanyalah Rp 570 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Buat ruang kerja tenaga ahli dan anggota dulu. Lokasinya di samping gedung Nusantara I," ujarnya.

Meski sebelumnya Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit pernah menyebut anggaran 7 proyek DPR sebesar Rp 2,7 triliun dan kemudian disebut lagi menjadi Rp 2,08 triliun, Djaka menegaskan bahwa anggaran 7 proyek hanya Rp 1,6 triliun. Namun, dia tidak merinci pembagian anggaran untuk gedung dan proyek-proyek lainnya.

"Hitungan Kementerian PU Rp 1,6 triliun untuk keseluruhan. Perpustakaan, museum, pusat legislasi. Saya tidak tahu persisnya untuk gedung berapa," ucap Djaka.

Anggaran sebesar Rp 570 miliar di 2016 akan digunakan untuk 3 komponen yaitu konstruksi bangunan fisik, manajemen konsultan, dan kepanitiaan pengelolaan kegiatan. Djaka pun memastikan bahwa proyek ini di bawah kewenangan Setjen DPR, bukan para anggota dewan.

"Kita selalu transparan, terbuka, dikontrol semuanya. Ada inspektur utama yang eselon 1, dari sisi kontrol internal lebih kuat. Ada BPK masuk, dalam pekerjaan projek ada konsultan pengawas. LSM, media bisa mengawasi. KPK bisa mengawasi," jelasnya. (imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads