Kerja Sama Menteri dan Pantauan Jokowi Atasi Persoalan Daerah Perbatasan

Kerja Sama Menteri dan Pantauan Jokowi Atasi Persoalan Daerah Perbatasan

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Kamis, 05 Nov 2015 12:49 WIB
Kerja Sama Menteri dan Pantauan Jokowi Atasi Persoalan Daerah Perbatasan
Foto: Dhani Irawan
NTT - Pemerintah terus berupaya untuk memberikan perhatiannya kepada daerah-daerah perbatasan. Salah satu caranya, ketika menteri berkunjung ke suatu daerah, harus segera berkoordinasi dengan menteri lainnya untuk segera membangun daerah tersebut.

"Ada Presiden sering berkunjung ke berbagai daerah, kita juga sebagai pembantu presiden saat hadir meninjau suatu daerah akan langsung berkoordinasi dengan menteri lainnya karena presiden ingin melihat langsung bagaimana progresnya," kata Luhut di Pos Lintas Batas Negara Motaain, Kabupaten Belu, NTT, Kamis (5/11/2015).

Menurut Luhut, hadirnya menteri ke daerah-daerah perbatasan juga berperan sebagai mata dan telinga presiden. Untuk itu, teamwork antar menteri menjadi progress Presiden.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin sebelum saya berangkat ke sini, sudah koordinasi dengan presiden dia minta saya untuk berkunjung ke bendungan Ratnamo dan bendungan Ratliklot, beliau pengen tahu progress-nya bagaimana," lanjut luhut.

"Dengan adanya teamwork, tugas presiden itu tak hanya sebagai lambang negara, tapi juga kita sebagai mata dan telinganya untuk bisa me-manage," sambungnya.

Luhut sempat bercerita bagaimana koordinasinya dengan Menko perekonomian dan Menhub usai berkunjung di satu daerah. "Waktu itu saya pernah ke NTT dan saya segera koordinasi dengan menhub untuk coba siapkan bandara jet dan ternyata menhub juga sudah punya plannya jadi bisa segera beres semuanya," sambung Luhut.

"Jadi nanti dengan koordinasi yang baik, seperti lagu dari Sabang sampai Merauke, semuanya bisa seragam dan memiliki fasilitas yang terpenuhi, karena anggaran serta informasi yang dibutuhkan pas," pungkas Luhut. (mad/mad)


Berita Terkait