"Ada Presiden sering berkunjung ke berbagai daerah, kita juga sebagai pembantu presiden saat hadir meninjau suatu daerah akan langsung berkoordinasi dengan menteri lainnya karena presiden ingin melihat langsung bagaimana progresnya," kata Luhut di Pos Lintas Batas Negara Motaain, Kabupaten Belu, NTT, Kamis (5/11/2015).
Menurut Luhut, hadirnya menteri ke daerah-daerah perbatasan juga berperan sebagai mata dan telinga presiden. Untuk itu, teamwork antar menteri menjadi progress Presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan adanya teamwork, tugas presiden itu tak hanya sebagai lambang negara, tapi juga kita sebagai mata dan telinganya untuk bisa me-manage," sambungnya.
Luhut sempat bercerita bagaimana koordinasinya dengan Menko perekonomian dan Menhub usai berkunjung di satu daerah. "Waktu itu saya pernah ke NTT dan saya segera koordinasi dengan menhub untuk coba siapkan bandara jet dan ternyata menhub juga sudah punya plannya jadi bisa segera beres semuanya," sambung Luhut.
"Jadi nanti dengan koordinasi yang baik, seperti lagu dari Sabang sampai Merauke, semuanya bisa seragam dan memiliki fasilitas yang terpenuhi, karena anggaran serta informasi yang dibutuhkan pas," pungkas Luhut. (mad/mad)










































