Ahok Pamerkan Corak Batik Khas Betawi, Begini Wujudnya

M Iqbal - detikNews
Kamis, 05 Nov 2015 12:35 WIB
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama kerap memakai pakaian beragam untuk dinas, mulai dari baju Korpri, batik atau baju sadariyah khas Betawi. Hari ini Ahok memilih mengenakan batik, tapi tampaknya batik yang dikenakan sedikit istimewa. Apa itu?

"Hari ini saya bukan nggak solider nggak pakai baju sadariyah, karena Pergub kita mengatur pakai baju khas Jakarta atau Betawi. Kita mau promosiin, ini corak batik Jakarta," ucap Ahok dalam sambutan acara 'Sosialisasi Inovasi Pelayanan Publik Menuju One Agency-One Innovation' di Ruang Pola Blok G, Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Dalam forum yang dihadiri ratusan orang itu, baik camat, lurah, wali kota dan pejabat se-DKI Jakarta itu memang seluruhnya mengenakan baju sadariyah berwarna putih. Bagi pria ada sarung yang dikalungkan di pundak dan peci. Hanya Ahok yang memakai batik.

"Kita ingin supaya produk kita dikenal. Kalau diperkenalkan, orang akan lihat," lanjut Ahok dalam acara yang turut dihadiri MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi itu.

Menurut Ahok, batik betawi itu bisa menjadi alternatif untuk seragam dinas selain baju sadariyah. Dipakainya pun enak. "(Dipakai) di dalam gedung ini hangat, enak. Kalau perempuan pakai lebih cantik dan lebih seksi," candanya disambut tawa kecil pejabat DKI.

Soal batik, Betawi memang sudah lama mempunyai batik yang menunjukkan identitas Jakarta sebagai ibu kota dengan segala kebudayaan yang dimiliki. Coraknya pun beragam, mulai motif ondel-ondel, ciliwung, rasamala, salakanegara dan lainnya.

Nah, batik yang dikenakan Ahok ini mungkin coraknya baru, yaitu berwarna merah hati dengan motif bunga yang elegan, alias tidak terlalu ramai.



Lantaran Ahok menyinggung soal baju dalam sambutan, MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi yang turut memberikan sambutan usai Ahok juga menyinggung pakaian yang dikenakan. Kebetulan juga, Yuddy satu-satunya yang mengenakan jas di ruangan itu.

"Maaf kalau saya menggunakan jas. Ini bukan salah kostum, tapi kepraktisan. Saya sudah gunakan batik, tapi dari istana ada pemberitahuan diminta hadir ada kegiatan penganugerahan gelar pahlawan nasional, pakaian PSL," kata Yuddy.

"Jadi daripada gonta ganti, saya pakai jas. Tapi sebagaimana Pak Ahok jelaskan (kenapa pakai batik), saya pastikan jas saya dibuat orang Betawi. Jadi ada nuansa betawinya," imbuhnya disambut tawa lagi.

Dalam acara itu Ahok memaparkan tentang kinerja Pemprov DKI yang menurutnya memuaskan dalam setahun terakhir. Sementara Yuddy mengajak agar para pejabat di pemprov DKI melakukan inovasi dalam pelayanan publik.

(bal/spt)