Menurut salah satu petugas TPS, Wandy sudah tiga hari sampah di TPS tersebut menumpuk. "Ini sampah warga udah tiga hari enggak bisa dikirim. Ditambah warga dari RW 1 sampai RW 5 semua buang kesini" ungkap Wandy saat ditemui di TPS Cipinang Besar Selatan, Kamis (5/11/2015).
Wandy menuturkan bahwa sampah yang tertumpuk ini merupakan jenis sampah rumah tangga. Setiap harinya, petugas berupaya mengirimkan sampah-sampah tersebut ke tempat pembuangan akhir di Bantargebang.
"Kemarin coba kesana sekitar jam 21.00 tapi dihadang di pangkalan 2 pom bensin, Bantar Gebang" kisahnya.
Menurutnya, penghadangan dilakukan oleh sekelompok massa yang merupakan warga sekitar. Warga mengatakan terganggu dengan aktivitas truk sampah yang melintas, warga juga mempersoalkan perihal sampah yang semakin mengeluarkan bau menyengat.
"Kemarin diancam mau dirusak mobilnya kalau tetap bawa sampah kesana. Tapi nanti malam kita mau coba lagi bawa kesana, sekitar jam 10 malam nanti," terang Wandy.
Wandy mengatakan setiap harinya, ada satu truk yang mengangkut sampah dari TPS Cipinang Besar ke Bantargebang. Namun sudah tiga hari terakhir, tak ada truk yang mengangkut.
"Masih belum ada truk yang mengangkut selama tiga hari terakhir. Sampah ini cukup bau," tutup Wandy. (faj/spt)











































